Hardiknas, Ratusan Murid SD di Malang Ikuti Perkuliahan di UMM

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

MALANG — Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) kali ini dirasa istimewa oleh ratusan murid Sekolah Dasar (SD) di Malang raya yang mengikuti ‘perkuliahan’ bertajuk Kids on Campus di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan tersebut, murid SD diberi kesempatan untuk mengunjungi laboratorium-laboratorium (lab). Mereka juga mendapatkan penjelasan secara langsung dari mahasiswa maupun guru besar UMM mengenai kehidupan kampus.

“Jadi istilahnya para murid SD ini juga ikut masuk kuliah. Mereka diberikan wawasan dan ilmu mengenai dunia perkuliahan,” jelas ketua pelaksana, Krisna, kepada Cendana News, Rabu (2/5/2018).

Peserta juga akan diberikan wawasan sekaligus pengalaman, bagaimana diajar langsung oleh profesor maupun guru besar. Sehingga dari pengalaman tersebut diharapkan anak-anak kelas tiga dan empat yang masih berada dalam usia emas tersebut bisa mendapatkan inspirasi dalam mencapai cita-citanya.

Disebutkan, meskipun sekarang tingkatannya masih duduk di bangku SD, tapi tidak ada salahnya mengenal dunia pendidikan yang lebih tinggi, terutama di perguruan tinggi.

“Mungkin di antara mereka ada yang bercita cita menjadi seorang profesor, sehingga ke depan sudah mempunyai bayangan bagaimana caranya menjadi seorang profesor,” terangnya.

Ketua pelaksana, Krisna
Ketua pelaksana, Krisna. Foto: Agus Nurchaliq

Krisna juga menyebutkan bahwasannya ada sembilan sekolah dasar sederajat se Malang raya yang mengikuti kegiatan. Mereka akan berkunjung ke 10 Laboratorium milik UMM, di antaranya Komunikasi,  drama, teknik jalan raya dan jembatan, biologi, Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspa Iptek), pertanian dan peternakan serta Lab Pembangkit Listrik tenaga mikro hidro.

“Kami berharap melalui kegiatan ini murid SD nantinya bisa lebih fokus dalam meraih cita-citanya karena sedikit banyak sudah memahami dunia perguruan tinggi yang akan lebih memudahkan mereka untuk mencapai cita-citanya,” ungkapnya.

Salah satu siswi SD Tegalgondo, Nabila, mengaku senang bisa ikut. Menurutnya banyak ilmu yang dapat dipelajari.

“Tadi saya masuk ke lab jalan raya. Disana saya tahu beberapa bahan yang digunakan untuk membuat jalan, salah satunya adalah aspal,” akunya sembari menambahkan kakak mahasiswa disini juga baik dan ramah.

Lihat juga...