Deteksi Penyakit tak Menular, Posbindu Ramai Didatangi Warga

Ilustrasi - Pemeriksaan kesehatan - Dok CDN

LEBAK – Pengunjung memadati lokasi tenda Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) guna mendeteksi dini penyakit tidak menular (PTM) yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, pada kegiatan hari bebas kendaraan di sekitar Alun-alun Rangkasbitung.

“Posbindu dilaksanakan guna mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat juga memperpanjang usia harapan hidup (UHH),” kata Koordinator Pelaksana Posbindu Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Elawati di Lebak, Minggu.

Pelaksanaan Posbindu merupakan pelayanan kesehatan dasar untuk mendeteksi dini PTM yang bisa mematikan bagi penderita. Pemeriksaan deteksi dini mulai usia 15 tahun ke atas karena sangat risiko PTM dengan diambil sampel darah.

Kebanyakan PTM itu akibat gaya hidup dan perilaku yang tidak sehat diantaranya kurang aktivitas fisik, mengonsumsi makanan yang tidak sehat, jarang makan buah dan sayuran, merokok, minuman keras dan lainnya.

PTM diantaranya diabetes mellitus, obesitas, hipertensi, stroke, jantung koroner, penyakit tersebut sulit untuk disembuhkan.

Namun, penyakit tersebut dapat dicegah dengan perilaku hidup sehat.

Saat ini, jumlah kasus PTM di Kabupaten Lebak sangat menonjol hingga mencapai 5.000 penderita. “Dari 5.000 orang itu peringkat pertama diabetes, jantung dan stroke,” katanya.

Menurut Elawati, pelayanan deteksi dini melalui Posbindu untuk mencegah agar tidak menimbulkan komplikasi. Penderita PTM bisa mempertahankan kualitas hidupnya jika membudayakan pola hidup sehat. Seperti olahraga teratur, makan makanan sehat teratur dan kurangi konsumsi karbohidrat, lemak dan gula.

Selain itu juga secara rutin memeriksakan kesehatan dengan pengambilan sampel darah kepada petugas medis, termasuk gejala dini.

Biasanya, kata dia, gejala dini diabetes adalah cepat lelah dan lapar. Sering haus dan kencing, berat badan turun, luka sulit sembuh, sering kesemutan, rabun dan infeksi vagina.

“Kami sudah lima tahun terakhir ini mendirikan Posbindu dan banyak dipadati pengunjung,” katanya. (Ant)

Lihat juga...