Bulog Sumbar Siapkan Stok Beras 13.500 Ton
PADANG — Sebanyak 13.500 ton stok beras telah disiapkan oleh Bulog memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan memasuki Idul Fitri 1439 Hijriah di Sumatera Barat.
“13.500 ton ini bisa memenuhi stok lima bulan ke depan serta untuk kebutuhan operasi pasar, pasar murah hingga mengisi kios-kios,” kata Kepala Bulog Divre II Sumbar Suharto Djabar di Padang, Jumat.
Menurutnya, pada tahun ini pihaknya memperbanyak titik kios yang akan diisi oleh Bulog agar beras bisa tersedia di tempat yang mudah dijangkau oleh masyarakat dan mudah diakses.
Selain itu Bulog menyiapkan gula pasir sebanyal 1.300 ton mencukupi kebutuhan tiga bulan ke depan di Sumbar.
“Tidak hanya itu kami juga menyiapkan minyak goreng sebanyak 30 ribu liter dan pihaknya siap menambah stok jika terjadi kelangkaan sehingga harga tetap terkendali selama Ramadhan,” kata dia.
Bulog juga menyiapkan terigu untuk kebutuhan Lebaran 21 ton sebagai bahan kue yang juga banyak dicari oleh masyarakat.
Bulog juga menyiapkan daging kerbau beku sebanyak 30 ton dengan harga sesuai ketentuan pemerintah yaitu Rp80 ribu per kilogram.
“Kalau daging sapi Rp120 ribu per kilogram, sekarang ada pilihan untuk masyarakat yang uangnya terbatas dengan membeli daging beku yang harganya hanya Rp80 ribu per kilogram,” ujar dia.
Sebelumnya Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno memastikan ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan pokok strategis mencukupi saat Ramadhan 1439 Hijriah berdasarkan evaluasi dan pantauan yang dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
“Saya sudah rapat dengan pemangku kepentingan terkait, bupati dan wali kota, Bulog serta Pertamina hasilnya untuk Ramadhan kali ini diperkirakan kebutuhan pokok cukup kendati permintaan naik,” kata dia.
Ia menyampaikan dari laporan Bulog dan dinas terkait untuk ketersediaan pangan selama Ramadhan hingga Lebaran dipastikan cukup.
Sementara BBM stoknya mencapai 20 hari atau cukup hingga Lebaran, kata dia.
Tidak hanya itu dari sisi transportasi Gubernur juga telah berkooordinasi dengan Organisasi Angkutan Daerah (Organda) dan dipastikan tidak ada kendala.
Menurut Irwan, jika terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok maka pemerintah menyiapkan antisipasi berupa operasi pasar dan turun langsung ke lapangan.
Beberapa instansi, BUMN, BUMD pun akan menggelar pasar murah selama Ramadhan, ujar dia.
Gubernur juga mengajak masyarakat selama Ramadhan untuk tidak berperilaku konsumtif dan berbelanja secukupnya.[ant]