Atasi Kemacetan, Pengelola Pasar Ramadhan Wajib Siapkan Petugas
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
BALIKPAPAN — Bulan suci yang tinggal beberapa hari lagi disambut umat muslim dengan suka cita, mulai dari pawai hingga pasar ramadhan.
Seperti tahun sebelumnya, pasar ramadan dikelola langsung oleh Kecamatan ataupun Kelurahan dengan koordinator Dinas Perdagangan kota Balikpapan.
Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Sudirman Dyaleksana menjelaskan, pengelola wajib mempersiapkan petugas untuk membantu dalam mengatur lalu lintas sekitar pasar ramadhan guna menghindari kemacetan.
“Kami lagi bahas sekarang, jangan sampai kehadiran pasar ramadan mengakibatkan kemacetan lalu lintas,” terangnya di Balikpapan, Jumat (11/5/2018).
Adapun titik-titik pasar ramadan diupayakan di kawasan yang tidak padat lalu lintas, mengingat tingkat kepadatan lalu lintas akan semakin padat dengan tingginya aktivitas masyarakat.
Menurut Sudirman, pelaksanaan tahun lalu sudah cukup baik dan untuk lebih baik lagi pada tahun ini diupayakan pengaturannya lebih maksimal.
“Sebenarnya tahun lalu sudah cukup baik, kami berkoordinsi. Tapi harapannya pengelola dari kecamatan dan LPM membantu karena keterbatasan personel Dishub,” pungkasnya.
Pengelola nantinya harus menurunkan petugas untuk membantu Dishub mengatur lalulintas. Selain itu Dishub sendiri menurunkan 30 personel.
“Dalam mengatur lalu lintas tidak hanya Dishub saja, ada kepolisian dan pastinya petugas dari pengelola setempat,” imbuhnya.
Sedangkan untuk pengelolaan parkir secara keseluruhan juga jadi tanggungjawab LPM, kecamatan, dan kelurahan khususnya pada area pasar ramadan. Semua diserahkan pada Disperdag.
“Kami hanya bantu rekayasa, tapi operasionalnya mereka. Lokasi yang rawan macet seperti tahun lalu di Balikpapan Permai, Klandasan dan Damai,” tandasnya.
Sementara itu, dari pantauan persiapaan tenda-tenda pasar ramadan di beberapa titik mulai dipersiapkan. Pasar sendiri mulai dibuka pada sore hari menjelang berbuka puasa hingga malam sebelum berlangsungnya shalat terawih.