Ada Seribu-an TPS Rawan di Pilkada Sampang
SAMPANG – 1.405 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sampang 2018 masuk katagori rawan dari gangguan keamanan. Sementara total jumah TPS pada pilkada Sampang ada 1.450 lokasi.
Dengan demikian, mayoritas TPS di pilkada Sampang masuk katagori rawan. “Ini berdasarkan hasil pemetaan yang kami lakukan untuk pelaksanaan pilkada yang akan digelar 27 Juni 2018,” ujar Kapolres Sampang, Jawa Timur AKBP Budhi Wardiman di Sampang, Selasa (1/5/2018).
Dari pemetaan yang dilakukan tersebut , sisanya sebanyak 406 TPS masuk kategori aman. Kendati demikian, untuk TPS tetap mendapat pengawalan meskipun tidak seketat TPS rawan.
Untuk TPS rawan, terbagi menjadi dua katagori yakni potensi kerawanan sedang atau rawan satu dan potensi kerawanan tinggi atau rawan dua. Daerah rawan tersebut umumnya berada di titik yang sulit dijangkau serta angka kriminalitasnya tinggi. Beberapa di antaranya seperti di wilayah Kecamatan Sokobanah, Ketapang, Banyuates, Camplong, Robatal, Kedungdung.
“Sejauh ini Sampang masih aman dan kondusif, pada umumnya kerawanan itu muncul karena sebuah peristiwa seperti penyerobotan suara dan semacamnya,” katanya, menjelaskan.
Sebagai bentuk antisipasi, Polres Sampang telah membentuk Tim Sambang Kambtibmas Daerah Rawan yang disebut sebagai Tim Sakera. Tim diterjunkan langsung ke lapangan untuk memantau dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi yang bisa merugikan semua pihak.
Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur untuk pelaksanaan pilkada serentak 27 Juni 2018 ada 803.499 pemilih. Perinciannya sebanyak 397.031 pemilih laki-laki dan sebanyak 406.468 pemilih perempuan. Mereka itu merupakan pemilih di 1.450 tempat pemungutan suara (TPS) di 180 desa dan enam kelurahan yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Sampang.
Jumlah DPT ini jauh lebih sedikit dibanding jumlah DPS yang diumumkan KPU Sampang sebelumnya. Di Daftar Pemilih Sementara (DPS) pilkada ada 839.436 orang pemilih. Mereka terdiri dari calon pemilih laki-laki 414.928 orang dan calon pemilih perempuan 424.408 orang.
Pilkada di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur diikuti tiga Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati. Ketiga pasangan calon itu masing-masing H. Hisan dengan KH Abdullah Mansyur (Hisbullah), didukung Partai Demokrat (enam kursi) dan PAN (tiga kursi) sebanyak sembilan kursi.
Selanjutnya pasangan Calon Bupati Pamekasan H Slamet Junaidi-H. Abdullah Hidayat (Jihad) didukung Partai Nasdem (dua kursi), PKS (2 kursi), PDIP (dua kursi), dan PPP (tujuh kursi), total sebanyak 13 kursi. Kemudian, Hermanto Subaidi dan Suparto didukung Partai Gerindra (delapan kursi), dan PKB (delapan kursi), sebanyak 16 kursi.
Menurut Ketua KPU Sampang Syamsul Muarif, pilkada merupakan pesta demokrasi dan sebagai upaya untuk memilih calon pemimpin Sampang untuk lima tahun kedepan. “Karena itu, maka semua masyarakat yang sudah memenuhi syarat harus bisa memanfaatkan momentum lima tahunan ini,” pungkasnya. (Ant)