Wisata di Daerah Perbatasan Sumatera Barat

Editor: Satmoko

PADANG – Provinsi Sumatera Barat yang memiliki 19 kabupaten dan kota yang dibatasi oleh sungai dan perbukitan, ternyata memiliki sebuah tempat yang bisa jadi lokasi berwisata.

Seperti halnya di perbatasan Kabupaten Pesisir Selatan dengan Kota Padang. Pemerintah Pesisir Selatan membuat sebuah bangunan yang memiliki pesona. Tak jarang, setiap orang yang melintasi, singgah di lokasi perbatasan.

Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengatakan bangunan yang ada di perbatasan itu merupakan lokasi rest area. Di sana juga didirikan sebuah tempat yang bisa melihat dari ketinggian, dan memandang ke arah Kota Padang.

Selain itu, juga ada tempat ibadah, dan yang paling banyak itu ialah pedagang kaki lima. Pedagang kaki lima itu, menjual sejumlah jenis minuman dan makanan gorengan, yang disajikan untuk pelepas lelah bagi pengendara.

“Saya awalnya tidak memiliki target bahwa tempat di perbatasan itu jadi wisata. Ternyata setelah dibangun, ramai yang singgah di sana,” ucapnya, ketika dihubungi dari Padang, Minggu (22/4/2018).

Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Hendrajoni/Foto: M. Noli Hendra

Kawasan itu, resmi digunakan sekira dua tahun ini. Kawasan itu paling ramai dikunjungi, setiap pengendara yang melintasi daerah Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Padang.

Bahkan, pada saat mudik lebaran, kawasan perbatasan tersebut dipadati pengendara. Meski di daerah tersebut tidak memiliki kawasan permainan bagi anak-anak. Namun, kawasan itu paling cocok untuk berfoto ria, baik bersama keluarga maupun bersama sahabat.

Sampai saat ini, lokasi perbatasan itu bisa dikatakan belum ada terjadi hal-hal yang merugikan pengunjung. Karena tempat itu dijaga baik oleh pemuda setempat, bahkan hingga malam hari.

Berbicara malam hari, lokasi perbatasan itu, akan diselimuti kabut dingin. Hal ini dikarenakan daerah tersebut memiliki ketinggian yang cukup tinggi dari permukaan laut.

Salah seorang pengunjung yang singgah di lokasi itu, Afrido mengaku, tidak merasa jenuh saat berada di daerah perbatasan tersebut. Di malam hari, tempat perbatasan itu akan terlihat indah, lampu warna warni juga ada di palang perbatasan.

“Mau berfoto siang atau malam, akan selalu menyenangkan. Apalagi saat berdiri di atas ketinggian bangunan itu, berfoto seakan merasa di alam tanpa ada bangunan apa pun,” ucapnya.

Lihat juga...