PONTIANAK – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) regional ke-101 yang dilakukan Kodim 1207/BS Pontianak bersama warga Dusun Sido Mulyo, Kabupaten Kubu Raya, gotong-royong membangun jalan beton di dusun itu.
“Sebelum penutupan kegiatan TMMD ini, saya yakin pengerjaan jalan pondasi beton ini bisa selesai kami kerjakan, apalagi warga setempat dengan sukarela bergotong-royong membantu mengerjakannya,” kata Pengawas Pelaksana Lapang TMMD Dusun Suko Mulyo, Kapten (Inf) Salam di Kubu Raya Kalbar, Kamis (12/4/2018).
Ia menjelaskan, walau saat ini setiap hari cenderung turun hujan, namun penyelesaian pekerjaan jalan pondasi beton itu sudah diperhitungkan dapat selesai tepat pada waktunya.
“Hal itu tidak terlepas dari semangat gotong-royong masyarakat di sini, segala hambatan ketersediaan bahan, tenaga dan mobilisasi bahan melalui jalan becek bisa kami atasi bersama,” ungkapnya.
Hingga saat ini, hasil kerja gotong-royong pengerjaan jalan pondasi beton sepanjang 1,4 kilometer itu, mampu diselesaikan hingga 80 meter per hari. Kecuali bila hujan tiba, paling mampu terealisasi penyelesaiannya sekitar 30 hingga 45 meter.
“TMMD ini memang salah satunya merupakan wujud kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Dan, selama kegiatan terasa sekali kemanunggalan kebersamaan antara kami dan warga di sini, karena mereka sangat apresiasi sekali terhadap setiap kegiatan TMMD Kodim 1207/BS disini,” katanya.
Sebelumnya, Komandan Kodim (Dandim) 1207/BS, Kolonel Inf. Ulyesses Sodang, mengatakan, dipilihnya Dusun Suko Mulyo itu karena dusun tersebut memiliki nilai strategis dan untuk membimbing masyarakatnya agar tidak lagi menggarap lahan gambut itu dengan cara membakar.
“Ada 500 hektare lagi lahan tidur yang merupakan lahan gambut dan rawan kebakaran. Bila pertaniannya bagus dengan metode mengelola lahan gambut tanpa membakar, maka saya pastikan lahan gambut itu tetap akan dijaga masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, tentu saja bila kebakaran terjadi di lahan itu, maka dapat dipastikan kabut asapnya akan mengganggu aktivitas penerbangan, karena letak dusun tersebut tidak jauh dari aktivitas penerbangan pesawat tersebut. (Ant)