Tiga Komoditas Pertanian NTB Berkontribusi dalam Swasembada Pangan
Editor: Koko Triarko
MATARAM – Tiga komoditas bidang pertanian dan kelautan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni padi, jagung dan rumput laut, dinilai memiliki kontribusi besar dalam menunjang kebutuhan swasembada pangan nasional.
“Terkait dengan beberapa sasaran pokok nasional bidang pertanian, kelautan dan perikanan di NTB, komoditas pertanian berupa padi, jagung dan rumput laut paling berkontribusi terhadap pemenuhan produksi nasional”, kata Gubernur NTB, di Mataram, Senin (23/4/2018).
Ia menyebut, produksi jagung pada 2017 mencapai 2,02 juta ton, meningkat lebih tinggi dibandingkan pada 2013 yang hanya mencapai 632 ribu ton. Rumput laut pada 2013 produksi sebesar 756 ribu ton, pada 2017 menjadi 1,04 juta ton.
Kedua komoditas tersebut, katanya, masing-masing berkontribusi sebesar 9,02 persen dan 8,08 persen terhadap produksi nasional tahun 2017.
Sementara untuk produksi padi NTB, sebagai salah satu lumbung beras nasional, produksi padi NTB meningkat 6,88 persen dari 2,19 juta ton tahun 2013, menjadi 2,34 juta ton pada 2017.
“Peningkatan produksi padi berupa gabah kering giling (GKG) tersebut semakin mengukuhkan NTB sebagai lumbung beras nasional”, kata Majdi.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTB, Husnul Fauzi, optimis produksi padi NTB 2018 akan lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau melihat pertumbuhan tanam padi petani di NTB, rata-rata cukup bagus, sehingga kita optimis hasil panen akan lebih besar di 2018, mudah-mudahan saja lancar dan tidak ada kendala”, kata Fauzi.