Teluk Balikpapan Terpantau Sudah Bersih dari Tumpahan Minyak

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

BALIKPAPAN — Di hari keenam pasca tumpahan minyak, Teluk Balikpapan terpantau bersih setelah upaya pembersihan dilakukan dengan mengerahkan sejumlah peralatan dan personel.

Pertamina menurunkan empat tim untuk bekerja secara simultan untuk membersihkan perairan dari ceceran minyak dengan pembagian zona. Zona pertama mencakup area Pangkalan LLP, Jetty dan Kampung Baru. Zona dua mencakup area Rede (Kolam Pelabuhan) Teluk Balikpapan.

Zona tiga mencakup Pantai Monpera dan Zona empat mencakup Outer Pantai. Untuk menyisir ke empat zona tersebut, digunakan 15 buah kapal dengan perlengkapan yang sesuai.

Region Manager Communication and CSR Pertamina, Yudi Nugraha menerangkan, pemulihan sisa ceceran minyak di jetty 1 dilakukan menggunakan vacuum truck dan dilengkapi dengan oil boom dan Oil Spill Dispersan.

Sedangkan Pemulihan sisa minyak di Kampung Atas Air dan Kapung Baru dilakukan dengan pengisapan penggunakan vacuum truck dibantu dengan penggunaan oil absorbant.

“Sisa ceceran yang masih ditemukan di Penajam diatasi dengan penyeprotan Oil Spill Dispersant,” terangnya Kamis, (5/4/2018).

Selain itu, Yudi mengatakan dalam mengantisipasi keluhan kesehatan yang dialami warga, Pertamina bekerjasama dengan Rumah Sakit Pertamina Balikpapan membuka Posko kesehatan di Kampung Baru Ulu dan Kampung Atas Air, serta menyiapkan tim kesehatan jika dibutuhkan pengecekan kesehatan di lokasi lain.

“Posko ini melayani pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat secara gratis,” sebutnya.

Ditambahkan, untuk menepis kekhawatiran masyarakat, dilakukan juga gas test beberapa kali dalam sehari untuk memastikan tidak ada konsentrasi gas yang melebihi batas normal.

Posko Kesehatan
Posko Kesehatan di kampung Atas Air. Foto: Ferry Cahyanti

Sementara itu, Salah satu dokter yang melayani posko kesehatan dari Rumah Sakit Pertamina Balikpapan, dr Gilbert mengatakan, keluhan selama posko dibuka didominasi oleh batuk, flu, dan pusing.

“Mayoritas orang tua yang datang. Bisa jadi karena mencium bau. Yang paling cepat membersihkan minyak dan memberikan obat kepada mereka yang sudah mengeluhkan gejala itu,” tukasnya.

Disebutkannya, dari hari senin (2/3) dibuka hingga saat ini sudah ratusan warga yang datang memeriksakan kesehatannya.

“Hari ini ada 21 orang. Kalau kemarin-kemarin bisa ratusan yang datang,” imbuhnya.

Lihat juga...