Simic Tidak Hiraukan Status Top Scorer AFC

Marco Smic - foto:persija.id

JAKARTA – Penyerang Persija Jakarta Marko Simic tidak menghiraukan statusnya sebagai pencetak gol terbanyak atau top scorer sementara Piala AFC 2018. Gelar tersebut disematkan usai mencetak empat gol ke gawang tim asal Malaysia Johor Darul Ta’zim (JDT), Selasa (10/4/2018).

“Daripada mengejar status itu, saya lebih memilih bagaimana membantu tim agar selalu menang di setiap laga,” ujar Simic usai menghadapi JDT di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Menurut Simic, Dirinya tidak merasa gusar jika tidak mencetak gol selama Persija bisa menaklukkan lawan. Hal tersebut dirasakan saat rekannya Addison Alves membuat satu-satunya gol ke gawang tim dari Vietnam Song Lam Nghe An (SLNA) dalam laga di SUGBK, Jakarta, Selasa (6/3/2018), yang membawa Persija menang 1-0. “Ketika itu saya tidak membuat gol tetapi perasaan saya sangat senang,” tutur dia.

Marco Simic untuk sementara menjadi pencetak gol terbanyak Piala AFC 2018 dengan tujuh gol. Di bawahnya ada penyerang dari Kamboja Boeung Ket Rubber Field, Maycon Calijuri dengan lima gol. Terbaru, penyerang Kroasia berusia 30 tahun itu membuat empat gol atau quattrick dan membawa Persija menaklukkan JDT dalam lanjutan Grup H Piala AFC 2018 di SUGBK dengan skor 4-0.

Gol-gol Simic ditorehkan pada menit kedelapan, ke-12, ke-19, dan penalti di menit ke-87. Sebelumnya dia membuat trigol di pertandingan kontra tim Singapura Tampines Rovers pada Rabu (28/2/2018) di Jakarta yang dimenangkan Persija dengan skor 4-1. Catatan gol itu pun mendapat komentar dari pelatih Persija Jakarta Stefano Teco Cugurra yang menyebut Simic pantas menjadi pemain tersubur karena kerja kerasnya.

“Menjadi pencetak gol terbanyak bagus untuk dirinya sendiri dan berpengaruh positif pula bagi tim,” tutur pelatih berkewarganegaraan Brazil tersebut.

Kemenangan Persija kali ini untuk sementara membawa tim meraup 10 poin, sama dengan SLNA yang di hari bersamaan menaklukkan tim Singapura Tampines Rovers 2-1. Namun, Persija berhak mengisi puncak klasemen karena unggul head to head dari SLNA yang mereka tahan seri 0-0 di pertemuan pertama di Vietnam dan kalahkan 1-0 di perjumpaan kedua di Jakarta.

Dari laga Persija versus JDT, Macan Kemayoran menekan JDT sejak awal pertandingan. Mengandalkan pemain sayap Riko Simanjuntak di sisi kanan, anak asuh Teco Cugurra terus menggempur pertahanan JDT. Setelah beberapa kali mendapatkan peluang, Persija akhirnya sukses menjebol gawang JDT yang dikawal Izham Tarmizi di menit ketujuh.

Bola yang bergulir liar di sisi kiri pertahanan JDT berhasil dikejar oleh Riko Simanjuntak yang segera mengirimkannya ke kotak penalti. Simic yang berada di depan gawang menanduk masuk bola itu ke gawang lawan. Skor 1-0 untuk Persija.

Riuh kegembiraan puluhan ribu suporter Persija The Jakmania di SUGBK kembali terdengar lima menit setelahnya karena Marko Simic lagi-lagi melesakkan bola ke gawang JDT. Penyerang asal Kroasia itu memanfaatkan dengan sangat baik umpan tendangan bebas bek kiri M. Rezaldi Hehanusa dari sisi kanan pertahanan JDT dan menjadikan skor 2-0.

Riko Simanjuntak kembali menunjukkan kelasnya, kali ini untuk gol ketiga Persija yang ditorehkan di menit ke-19. Pemain berusia 26 tahun asal Sumatera Utara itu menyisir sisi kiri pertahanan JDT dan memberikan operan kepada Ramdani Lestaluhu di dalam kotak penalti. Nama terakhir ini yang lantas menyodorkan bola ke Marko Simic yang mengonversinya menjadi gol.

Tidak ada gol lain tercipta usai gol tersebut. Skor 3-0 pun bertahan sampai babak pertama berakhir. Di babak kedua, kedua tim menurunkan tempo permainan dan praktis tidak membuat satupun peluang berbahaya sampai menit ke-70. Di menit ke-75, Persija hampir menambah gol jika saja umpan Riko Simanjuntak yang diawali pergerakan dari sayap tak dihentikan kiper JDT.

Tiga menit setelahnya, JDT berlaga dengan 10 pemain setelah bek Adam Nor Azlin diberikan kartu kuning kedua usai melanggar Ramdani Lestaluhu. Gol tambahan Persija datang di menit ke-86 melalui tendangan penalti Marko Simic. Tendangan 12 pas itu didapatkan setelah Riko Simanjuntak dijatuhkan di kotak terlarang. Skor 4-0 tidak berubah sampai peluit akhir pertandingan ditiup wasit asal Thailand Sivakorn Pu-Udom. (Ant)

Lihat juga...