Sekolah Bogor Raya Menggelar Festival Gamelan

Ilustrasi - Foto: Istimewa

BOGOR – Douglas Stoltz Sekolah Bogor Raya (SBR), Jawa Barat, menggelar festival gamelan. Acara tersebut digelar sebagai bentuk apresiasi kepada kesenian tradisional yang merupakan salah satu peninggalan budaya dan pantas mendapatkan tempat tertinggi.

“Ini sudah menjadi program pendidikan sekolah berskala internasional yang dimana siswa-siswinya kebanyakan warga negara asing,” kata Pendiri Douglas Stoltz Sekolah Bogor Raya, Niken Wulandari di Bogor, Sabtu (21/4/2018).

Menurut Dia program Festivasal Gamelan diwujudkan dengan memasukan musik tradisional sebagai mata pelajaran wajib, khususnya bagi siswa Sekolah Dasar. Siswa-siswi juga mempelajari piano, angklung dan kolintang yang masuk pada materi kurikulum, selain itu juga pengetahuan tentang nada pentatonik suling dan kecapi.

Kegiatan ini sudah menjadi program prioritas utama yang dinilai perlu dilestarikan. Selain itu pada gelaran kegiatan tersebut lebih mengutamakan keselaran dalam menikmati lantunan musik tersebut. “Namun dalam hal itu juga lebih pelestarian kebudayaan tradisional Bangsa Indonesia yang mana memiliki keanekaragaman budaya maupun keseniannya,” katanya.

Event Advisor Festval Gamelan Sekolah Bogor Raya, Fransiska Wahyu Ari Susilawati menyatakan, gelaran kegiatan tersebut adalah salah satu cara untuk mengenalkan kembali tentang budaya dan keseniannya. Kegiatannya lebih mempadukan alat musik tradisional dan modern dengan tujuan agar mendapatkan lantunan musik yang indah.

Kegiatan tersebut adalah salah satu cara mengenalkan kebudayaan Indonesia yang memiliki katakter berbeda. Hal tersebut tentunya menjadikan budaya tersebut menjadi lebih hidup dan juga memberikan nuansa yang berbeda. (Ant)

Lihat juga...