Putri Pertamina Energi Kalahkan Elektrik 3-1
MALANG – Tim bola voli putri Pertamina Energi meraih hasil positif dengan mengalahkan juara bertahan Elektrik PLN 3-1 (22-25, 25-18, 25-17, 25-17) pada pertandingan babak empat besar putaran pertama di GOR Ken Arok, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/3/2018).
Kemenangan ini membuat tim asuhan Ansori mengoleksi dua kali kemenangan dalam putaran pertama ini. Catatan kemenangan tersebut sama dengan milik tim unggulan juara Bandung Bank BJB.
“Alhamdulillah kami masih dikasih kemenangan dan mudah-mudahan besok menghadapi favorit juara Bandung Bank BJB kami menang, dan kami minta anak-anak optimistis meraih hasil lebih baik,” kata Pelatih Pertamina Energi Ansori, usai laga.
Asisten pelatih Elektrik PLN Abdul Munib menyebut, kekalahan anak asuhnya karena receive dan blok yang jelek. Kondisi tersebut mampu dibaca dengan baik oleh lawan, termasuk strategi permainan yang diterapkan. “Kami sudah berusaha, dan mereka lebih berpengalaman sehingga dengan mudah membalikkan keadaan,” kata Munib.
Pada pertandingan itu, Elektrik PLN sempat unggul di set pertama dengan 22-25. Namun masuk set kedua, ketiga dan keempat, permainan Indahyani Gunarti dan kawan-kawan menurun, dan hanya mendapatkan angka 17 dan 18. “Kami akui permainan rekan-rekan masih labil, terlihat di set pertama kami mampu menguasai, namun selanjutkan kami banyak kehilangan bola,” kata Indahyani.
Indah berharap pada laga berikutnya melawan PGN Popsivo PLN Elektrik bisa mengambil angka. Hal itu dibutuhkan untuk mengamankan tiket babak selanjutnya yang berlangsung di Solo.
Sementara itu, tim putra Palembang Bank Sumsel Babel menjaga peluang lolos ke grand final Proliga 2018, setelah pada laga kedua menang atas Jakarta BNI Taplus 3-2 (22-25, 25-23, 22-25, 25-17, 15-11). Kemenangan ini merupakan yang kedua setelah pada laga sebelumnya menaklukkan tim kuat Surabaya Bhayangkara Samator dengan skor 2-3 (21-25, 27-25, 25-23, 24-26, 12-15).
“Memang ada peluang lolos ke grand final, sebab masih menyisahkan laga melawan Pertamina. Dan apa pun itu besok kita harus kuat, sebab kami hanya mendulang poin yang minim-minim,” kata Pelatih Bank Sumsel Babel, Samsul Jais, usai laga di tempat yang sama.
Samsul menyebut, kemenangan 3-2 atas Jakarta BNI merupakan kemenangan mental dan psikologi tim. Penilaian tersebut muncul karena secara teknis, permainan anak asuhnya sudah bagus. “Kondisi internal tim masih belum konsisten dan lepas. Terutama di set kedua dan ketiga yang terlalu bernafsu, dan ini sangat menguras tenaga,” katanya.
Oleh karena itu, pertandingan terakhir lawan Jakarta Pertamina, akan ada usaha untuk merotasi beberapa pemain agar bisa tampil lebih segar.
Sementara menanggapi kekalahannya, Asisten Pelatih BNI Taplus, Wayan Windu menyebut, karena pengaruh bermain malam dan istrahat yang kurang. Tim kalah karena kelelahan, apalagi bermain lima set. “Kami sudah maksimal tapi keberuntungan belum ada, namun peluang masih ada di pertandingan berikutnya, dan kami akan coba mengamankan poin,” pungkasny. (Ant)