Posdaya Ngudimaju Pecahkan Masalah Ekonomi Warga Dusun

Editor: Koko Triarko

Kepala Dusun Nglatiyan 1, Tujilan. –Foto: Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA — Fokus pada pemberdayaan di bidang ekonomi, keberadaan Posdaya Ngudimaju telah banyak memberikan manfaat bagi warga dusun Nglatiyan 1, Ngentakrejo, Lendah, Kulonprogo.

Tak hanya mampu membuka lapangan kerja baru, adanya unit usaha pembuatan batik Thok Thil Posdaya Ngudimaju juga mampu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga sekitar.

Kepala Dusun Nglatiyan 1, Tujilan (42), mengakui masalah ekonomi masih menjadi persoalan utama di dusunnya. Terdiri dari 340 KK, mayoritasnya bekerja sebagai buruh kasar dan pelaku usaha kecil.

“Karena berada di tepi Sungai Progo, mayoritas warga di sini banyak yang bekerja sebagai penambang pasir. Sementara, ibu-ibu rumah tangga banyak yang menjadi buruh batik. Untuk sambilan, warga biasanya memelihara ternak dan berkebun,” katanya.

Namun, katanya, adanya Posdaya Ngudimaju mampu menyerap tenaga ibu-ibu rumah tangga dengan tingkat pendidikan rendah untuk membatik. Dengan begitu, warga yang tidak memiliki pekerjaan, bisa mendapatkan tambahan penghasilan untuk keluarga.

“Melalui posdaya, kita juga memberdayakan warga di  bidang pendidikan, kesehatan dan lingkungan. Sebab, secara langsung warga juga dilatih agar mengetahui seluruh proses pembuatan batik, termasuk mengelola limbah batik agar tidak mencemari lingkungan,” katanya.

Berkat upaya pemberdayaan yang dilakukan melalui unit usaha pembuatan batik Thok Thil, Posdaya Ngudimaju pernah meraih prestasi sebagai 10 besar Posdaya terbaik di kabupaten Kulonprogo tahun 2015. Bahkan, Posdaya Ngudimaju juga mendapat bantuan modal untuk pengembangan usaha. Hingga saat ini pun, upaya pemberdayaan Posdaya Ngudimaju masih tetap berjalan.

Lihat juga...