Pemprov DKI Bahas Pengaturan Jam Kerja Pegawai Saat Asian Games
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menuturkan, pengaturan jam kerja pegawai tengah dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan. Hal tersebut sebagai antisipasi kemacetan selama Asian Games berlangsung.
Disebutkan, kantor-kantor yang berada di sekitar venue, kata Sandi, akan diatur jam masuk dan pulang para pegawai.
“Untuk perkantoran, kita akan mulai berbicara secara kongkrit bagaimana kita bisa mengatur jam masuknya dari kantor-kantor tersebut terutama yang berada di sekitar venue,” ujarnya.
Menurutnya jika tidak diperlakukan seperti itu, kemungkinan besar bus yang mengangkut atlet akan mengalami kemacetan dan para atlet akan telat.
“Kebetulan kita sudah punya jadwal dari INASGOC. Sekarang kita lagi cocokkan jamnya. Jam daripada waktu pertandingannya seperti apa,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Sigit Wijatmoko mengatakan, pihaknya telah mengusulkan empat skenario rekayasa lalu lintas selama Asian Games kepada Kementerian Perhubungan.
“Kami sudah rapat, kordinasi dengan BPTJ. Ada empat skenario yang kami usulkan. Dimana terhadap skenario dibutuhkan keputusan dari Menhub,” ucap Sigit di lokasi yang sama.
Adapun skenario yang dimaksud Sigit, sistem buka tutup jalan, dimana saat rombongan atlet akan melintas. Kedua, perluasan pembatasan bagi angkutan barang yang melintas.
Ketiga, perluasan jalan dengan menerapkan sistem ganjil genap kendaraan pribadi yang akan diuji coba di daerag Cibubur dan Tangerang
“Keempat, kan diterbitkan dalam peraturan Kemenhub. Namun keputusan tersebut tergantung dari Menhub Budi Karya Sumadi. Kemarim di janjikan akan diterbitkan Permenhub,” jelasnya.