Pegawai Balai Kota DKI Latihan Kesadaran Bencana
Editor: Irvan Syafari
JAKARTA —- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kesadaran terhadap bencana wajib dimiliki seluruh pegawai di lingkungan Pemprov DKI. Kesadaran masyarakat mengenai bencana sangat penting sehingga tidak disepelekan untuk menyelamatkan diri saat musibah datang. Hal ini dikarenakan Jakarta merupakan salah satu kota dengan risiko bencana tinggi.
“Kesadaran tentang bencana wajib dimiliki apalagi kita tinggal di wilayah yang punya risiko bencana alam yang cukup besar, maka dari itu tanggung jawab kita adalah bisa merespon ini dengan baik memiliki kesadaran dan memiliki pengetahuan untuk bertindak bila terjadi bencana karena bencana tidak mengenal waktu,” ucap Anies seusai simulasi kebakaran di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018).
Pegawai pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan simulasi kebakaran di area Balai Kota. Melalui simulasi ini, Anies berharap jajaran di Pemprov DKI bisa menjadi contoh dalam merespons bencana.
“Hari ini kita berlatih, mudah-mudahan bencana tidak pernah datang, doa kita bencana tidak akan pernah datang. Tetapi, bila sampai terjadi bencana, pegawai Pemprov DKI harus bisa menjadi contoh yang respons dengan cepat dan baik dan aman,” terangnya.
Dia meminta kepada seluruh pegawai negeri sipil (PNS) Balai Kota DKI Jakarta untuk mengingat rute evakuasi saat terjadi bencana.
“Kita ingat ingat rutenya, kita ingat ingat kerepotan yang keluar, kita ingat ingat betapa panjangnya yang harus kita lewati untuk sampai ke tempat yang aman. Titik pertemuan yang sudah ditentukan harus jadi bagian kesadaran kita dan ini tolong disampaikan ke semua yang hari ini belum hadir bahwa ini bukan sekedar upacara, ini latihan,” paparnya.
Dia berpesan, seluruh pegawai harus mengingat rute atau jalur darurat yang harus dilewati untuk menyelamatkan diri jika terjadi bencana.
“Kita ingat-ingat rutenya, kita ingat-ingat kerepotan yang keluar, kita ingat-ingat betapa panjangnya yang harus kita lewati untuk sampai ke tempat yang aman. Titik pertemuan yang sudah ditentukan harus jadi bagian kesadaran kita,” ungkapnya.
Kemudian dia meminta para PNS saling tukar informasi terkait penanganan bencana, khususnya kepada PNS yang tidak hadir saat simulasi.
Diberitahukan, ratusan pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan simulasi adanya bencana di lingkungan Balai Kota. Terlihat, ratusan pegawai dari Gedung Blok G berlarian keluar gedung usai mendengar suara sirine. Gedung tersebut terlihat mengeluarkan asap tebal dari lantai tertinggi. Lalu, satu unit mobil pemadam kebakaran berupaya memadamkan titik kebakaran.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mulai melakhkan evakuasi pegawai yang masih di dalam gedung melalui tangga darurat. Tak begitu lama titik kebakaran dapat dipadamkan petugas.
Kebakaran ini merupakan gambaran dari kegiatan simulasi kesiapsiagaan bencana yang diselenggarakan Pemprov DKI, Jumat (27/4/2018). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Kesiapsiagaan Nasional yang biasa diperingti 26 April.