PDAM Surabaya Cek Kebocoran Air Meteran Rusak

Ilustrasi -Dok: CDN

SURABAYA – Manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surabaya akan melakukan pengecekan meteran air di kawasan Rungkut Industri, Senin (2/4) guna memastikan ada-tidaknya kebocoran air di daerah tersebut dan ternyata banyak yang meterannya rusak.

“Di Rungkut saja, saya sudah menemukan data 70 pelanggan seumur hidupnya meterannya rusak tidak diganti. Itu dalam satu jalan saja,” kata Direktur Utama PDAM Surya Sembada Mujiaman di Surabaya, Minggu.

Menurut dia, pada saat pengecekan meter air, para jajaran Direksi dan Manajemen PDAM Surya Sembada akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek meter air di kawasan industri.

Pengecekan semacam ini, lanjut dia, sudah kali kedua yang dilakukan manajemen, sebelumnya pengecekan meter air untuk pelanggan rumah tangga dilakukan pada Kamis (29/3).

“Jadi, lokasi yang akan kami di kawasan Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), yang merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Surabaya,” katanya.

Menurut Mujiaman, langkah ini sangat penting karena untuk memastikan semua meter air para pelanggan terbaca dengan baik dan akurat. Paling penting juga, lanjut dia, pengecekan ini untuk melihat dan mengerti masalah yang ada di lapangan, sehingga bisa mencari jalan keluar dalam jangka panjang.

“Kami lakukan ini agar tahu kondisi lapangan atau fakta lapangan, dan diharapkan pulangnya dapat membawa solusi yang membumi, bisa dilaksanakan reasonable,” ujarnya.

Temuan sementara di lapangan, lanjut dia, kebocoran air produksi PDAM Surya Sembada setiap tahunnya disebabkan oleh rusaknya meter pencatat rekening air yang terpasang di persil pelanggan.

Bahkan, lanjut dia, hampir 90 persen meter air pelanggan mengalami kerusakan setelah dilakukan pemeriksaan dalam seminggu terakhir ini.

“Ternyata, hampir 90 persen meter yang saya pelototi seminggu ini melalui data digital daring yang kebetulan kami cek, meterannya rusak sepanjang mulai dipasang tahun 2000-an,” katanya.

Ia menjelaskan hampir semua kawasan mengalami problem yang sama, akibatnya tingkat kebocoran air PDAM sangat tinggi. Ia mencontohkan, hasil pantauannya di Rungkut, sebanyak 70 pelanggan utama PDAM mengalami meter air rusak dan belum pernah diganti sama sekali.

Mujiaman menambahkan, selain untuk mengetahui kondisi lapangan, pengecekan ini sebagai langkah tindaklanjut PDAM Surya Sembada yang ingin memasang beberapa AMR (Auto Meter Reading).

“Ini sebagai langkah lebih lanjut PDAM yang berencana memasang beberapa AMR (Auto Meter Reading) agar bisa memantau informasi pemakaian air pelanggan secara cepat,” katanya.

Oleh karena itu, ia berharap kepada jajaran PDAM Surya Sembada bisa mengikuti acara ini dengan seksama dan dapat mencari solusi bersama-sama untuk kebaikan PDAM Surya Sembada ke depannya.

“Semoga dengan adanya pengecekan ini, bisa mencari solusi solutif untuk kebaikan PDAM Surya Sembada ke depannya,” katanya. (Ant)

Lihat juga...