Lonjakan Penumpang, ASDP Bakauheni Siagakan 33 Kapal Roro
Editor: Satmoko
LAMPUNG – Arus penumpang pejalan kaki dan kendaraan berbagai jenis terus meningkat pada liburan hari raya Paskah pada Minggu (1/4) sejak pagi hingga menjelang sore hari.
Sugeng Purwono, Manager Operasional PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry cabang Bakauheni menyebut, mengoperasikan sebanyak 33 unit kapal roll on roll off (Roro) untuk arus libur Paskah.
Jumlah kapal sebanyak itu diakuinya untuk melayani lonjakan arus penumpang yang berasal dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera dan sebaliknya dengan rata-rata trip per hari sebanyak 98 hingga 100 trip.
Selain sebanyak 33 unit kapal roro, Sugeng Purwono mengungkapkan, PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni melakukan tambahan loket. Saat kondisi normal sebanyak 5 loket dioperasikan dan saat libur Paskah sebanyak 10 loket disiagakan mengantisipasi lonjakan arus balik liburan.
Loket penjualan tiket kendaraan biasanya hanya 2 unit ditambah dengan sebanyak 2 unit loket portable serta sebanyak 8 loket kendaraan roda empat, bus dan truk menyesuaikan golongan.

Sugeng Purwono menyebut, berdasarkan data angkutan penumpang dan barang PT. ASDP Bakauheni tercatat sebanyak 20.796 penumpang pejalan kaki, sebanyak 4.772 kendaraan berbagai jenis.
Penumpang pejalan kaki dan kendaraan tersebut diseberangkan dari pelabuhan Bakauheni menuju Merak. Sementara sebagian penumpang yang berasal dari pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni tercatat mencapai 18.900 penumpang pejalan kaki dan lebih dari 5.682 kendaraan campuran.
Penumpang yang masih menikmati liburan di sejumlah tempat di Pulau Sumatera diakuinya diprediksi akan kembali ke Pulau Jawa pada Minggu sore (1/4). Langkah antisipasi selain mengoperasikan sebanyak 33 kapal juga berkoordinasi dengan PT. Mata Pencil Globalindo untuk melakukan pengaturan di pintu masuk pelabuhan Bakauheni dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Bakauheni.

Selama libur Paskah ia mengaku, pelabuhan ASDP Bakauheni mengoperasikan sebanyak lima dermaga. Dermaga lima yang saat ini tengah mengalami pembenahan fasilitas disebutnya tidak dioperasikan. Meski belum dioperasikan namun dipastikan tidak akan mengganggu pelayanan arus liburan Paskah penumpang pejalan kaki dan kendaraan.
Penumpang Meninggal di Atas Kapal Royce I
Pada arus liburan Paskah diwarnai penumpang meninggal di atas kapal Royce I dengan IMO 9807205 dalam perjalanan dari pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung.
Menurut kapten kapal bernama B. Budiyanto, penumpang kapal tersebut bernama Agung Yamsyah (22) warga Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat. Ia membenarkan penumpang yang bersama keluarganya naik kendaraan bernomor polisi BE 2692 BK tersebut masih dalam kondisi hidup saat naik kapal Royce I dari pelabuhan Merak .
“Saat kapal sudah bertolak dari pelabuhan Merak kami diberitahu kru kapal ada salah satu penumpang kapal meninggal dan kami langsung hubungi pelabuhan Bakauheni,” terang B. Budiyanto.
Penumpang meninggal tersebut merupakan penumpang asal Sunter Jakarta Utara yang sudah dalam kondisi sakit. Kapten kapal langsung berkoordinasi dengan ship traffic control (STC) Pelabuhan Bakauheni dan PT. ASDP Bakauheni menyiapkan ambulance untuk mengevakuasi jenazah penumpang meninggal tersebut.

Sesampainya di darat jenazah korban langsung diperiksa oleh petugas medis dari kantor kesehatan pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang dan dibawa ke Puskesmas rawat inap Bakauheni menggunakan ambulans milik ASDP Bakauheni.
Sumar, sang ayah yang menjemput anaknya tersebut mengaku, korban dijemput dari Jakarta dalam kondisi sakit. Saat hendak dibawa pulang ke rumahnya di Tulang Bawang Barat sang anak bernama Agung Yamsah menghembuskan nafas terakhir di kapal. Pasca-mendapat penanganan di Puskesmas Bakauheni keluarga langsung membawa jenazah ke kampung halamannya.