KPK Tunggu Hasil Pemeriksaan Kesehatan Bupati Bandung Barat
Editor: Irvan Syafari
JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan lengkap terkait kondisi kesehatan Abubakar, Bupati Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
Abubakar menderita penyakit kanker sehingga membutuhkan pemeriksaan kesehatan secara rutin atau periodik, salah satunya perawatan kemoterapi.
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan di Gedung KPK membenarkan, hingga siang ini petugas KPK masih berada di Rumah Sakit (RS) Borromeus di Bandung, Jawa Barat.
Mereka masih menunggu laporan lengkap terkait hasil pemeriksaan atau kemoterapi yang dilakukan oleh tim dokter terhadap Bupati Bandung Barat Abubakar.
“Sejumlah anggota KPK sampai saat ini masih berada di lapangan, salah satunya masih menunggu hasil pemeriksaan terkait kondisi kesehatan Bupati Bandung Barat yang sedang menjalani pengobatan atau kemoterapi di Rumah Sakit (RS) Borromeus terkait penyakit yang dideritanya selama ini. Tim KPK didampingi sejumlah aparat kepolisian setempat,” kata Febri di Gedung KPK Jakarta, Rabu (11/4/2018).
Febri menjelaskan, tim dokter yang melakukan pemeriksaan terkait kondisi kesehatan Abu Bakar diharapkan tetap bekerja secara profesional, artinya tidak mencoba menghalang-halangi atau mempersulit terkait proses pemeriksaan yang akan dilakukan oleh penyidik KPK terhadap Bupati Bandung Barat.
Berdasarkan pantauan Cendana News langsung dari Gedung KPK Jakarta, hingga saat ini belum ada tanda-tanda jumpa pers terkait OTT KPK di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Febri belum bisa memberikan informasi terbaru terkait perkembangan seputar hasil pemeriksaan kesehatan Bupati Bandung Barat.
Saat menggelar kegiatan OTT di wilayah Kabupaten Bandung Barat, sedikinya ada 7 orang yang berhasil ditangkap dan diamankan, 6 orang diantaranya langsung dibawa ke Gedung KPK. Sedangkan satu orang lainnya, yaitu Bupati Bandung Barat untuk sementara belum dibawa, karena yang bersangkutan telah meminta izin untuk menjalani pengobatan atau kemoterapi.
Petugas KPK juga berhasil menemukan sejunlah barang bukti berupa uang tunai yang diperkirakan senilai ratusan juta rupiah. Namun hingga saat ini belum ada informasi dari pihak KPK apakah uang tersebut memang telah diterima atau justru baru akan diberikan kepada Bupati Bandung Barat.
“Penyidik hingga saat ini masih menyelidiki atau memdalami terkait kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait kegiatan OTT KPK di wikayah Kabupaten Bandung Barat, nanti akan kita sampaikan perkembangan infornasi terbaru dalam kesempatan berikutnya,” pungkas Febri.