BANJARMASIN – Hingga April 2018 kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Banjarmasin masih sebesar 52,66 persen, atau 1.410.000 jiwa dari total 2,6 Juta jiwa penduduk di Banua.
Menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin, Nyoman Wiwiek Yulia Dewi, angka tersebut masih terbilang rendah. Padahal pada tahun 2019 mendatang kepesertaan di Banua ditargetkan mampu menembus di angka 100 persen.
“Kita terus kejar agar kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat di Banua agar bisa sesuai target. Salah satunya dengan menyediakan fasilitas pendaftaran online melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Mobile,” jelasnya, Minggu (8/4/2018).
Melalui Aplikasi JKN Mobile masyarakat tidak perlu harus antri di kantor BPJS Kesehatan untuk mendaftar menjadi peserta. Karena melalui aplikasi inilah peserta bisa mendaftarkan diri secara online dan mengunduh berbagai file yang diperlukan dalam bentuk soft copy.
“Ini tentu sangat memudahkan calon peserta. Bahkan aplikasi JKN Mobile juga sudah kita sediakan di Play Store agar mudah untuk di Download di Smartphone,” ungkapnya.
Selain aplikasi ini digunakan untuk pendaftaran, aplikasi juga bisa dipakai untuk mengubah data kepesertaan, mengetahui informasi data peserta dan keluarga, informasi tagihan dan pembayaran iuran, hingga melakukan pengaduan secara online.
“Bahkan kita juga sediakan kartu digital. Tujuanya agar masyarakat tidak perlu lagi harus membawa kartu fisik saat ingin melakukan berbagai pelayanan kesehatan ke dokter hingga rumah sakit,” tambahnya.
Ia pun optimis dengan JKN Mobile ke depan jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin yang meliputi Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Kota Baru dan Kabupaten Batola bisa makin meningkat.
“Kita juga gencar melakukan sosialisasi di masyarakat akan pentingnya dan bergunanya memiliki kartu kepesertaan BPJS Kesehatan bagi dirinya maupun keluarganya,” pungkasnya.