Inacraft Award Sarana Apresiasi Perajin Industri Kerajinan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto -Dok: CDN

JAKARTA – Kementerian Perindustrian mendukung diberikannya apresiasi kepada para artis atau perajin yang secara terus menerus menekuni bidang kerajinan hingga produknya mampu bersaing dalam kompetisi global.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, inacraft Award menjadi perwujudan apresiasi kreativitas, inovasi desain kerajinan. “Keberadaan award tersebut sebagai upaya meningkatkan iklim kompetitif yang mendorong berkembangnya lahirnya inovasi produk baru yang unggul di bidang kerajinan,” sebutnya, Jumat (27/4/2018).

Airlangga mengatakan, inacraft award menjadi bentuk penghargaan terhadap karya perajin Indonesia. Hal  tersebut diharapkan meningkatkan pemahaman para perajin dalam upaya menciptakan produk kerajinan khas Indonesia yang berkualitas sehingga dapat diterima oleh pasar global.

“Saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan Inacraft Award 2018, yang mendorong munculnya produk-produk kerajinan unggulan, baik dari segi desain, inovasi, berciri khas, dan memiliki kearifan lokal daerah di Indonesia serta berorientasi pasar,” tutur Menperin.

Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Gati Wibawaningsih yang juga menjadi salah satu Dewan Juri Inacraft Award 2018 menyebut, para perajin hars terus meningkatkan kreatifitas dan inovasi dalam mengembangkan produk. Hal itu untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing.

Keberadaanya juga untuk meningkatkan eksistensi kerajinan baik di kancah nasional maupun internasional. “Inacraft Award dapat menjadi sarana bagi perajin khususnya IKM dalam meningkatkan keterampilan, menambah wawasan dan berinovasi terutama dengan menggunakan sumber daya alam yang banyak tersebar di Indonesia,” tutur Gati.

Terdapat lebih dari 100 produk yang telah dipilih dari Inacraft Award oleh hakim profesional yang telah menerima Certificate of Excellence dari UNESCO sejak keterlibatan ASEPHI dalam program tersebut. Terdapat tujuh kategori produk kerajinan yang akan dievaluasi, yaitu keramik, serat alami, tekstil, kayu, batu, logam, dan bahan lainnya.

Dari tujuh kategori ini, produk terbaik akan dipilih untuk menerima Inacraft Award dan penghargaan khusus untuk Muncul Produk. Sejak 2016, evaluasi INACRAFT Award mengambil format baru dalam aplikasi digital. Proses penjurian masih menerapkan format UNESCO tetapi setiap langkah pengumpulan dan menandai skor akan dilakukan oleh sistem digital.

Dengan metode tersebut, diharapkan proses input data mudah dan mempercepat proses penjurian, sehingga hasil yang telah masukan bisa langsung diketahui dan diharapkan dapat mengurangi kemungkinan kesalahan. Terdapat kriteria bagi pemenang INACRAFT Award yakni kerajinan harus menunjukkan tingkat kesempurnaan pekerjaan dan penerapan standard kualitas yang bermutu tinggi.

Kerajinan juga harus mengekspresikan identitas budaya dan nilai-nilai estetis tradisional, tak hanya itu perajin harus kreatif dan berhasil memadukan ketrampilan tradisional dan inovasi dalam pemakain bahan/material, pemilhan bentuk dan/atau desain.

Produk kerajinan pemenang Inacraft Award harus dapat dipasarkan dan berpotensi untuk memasuki pasar internasional. Pengrajin harus menghormati faktor alam dan lingkungan dalam teknik-teknik mendapatkan material/bahan dan pelaksanaan proses produksi.

Menghormati dan mentaati hukum perundangan yang berlaku berkaitan dengan perihal hak tenaga kerja dan hak asasi manusia.  Selain itu, tidak mengeksploitasi baik secara individu maupun kelompok secara tidak adil pada tingkat maupun dalam kaitan produksi barang-barang kerajinan. (Ant)

Lihat juga...