Hasil UNBK di NTB Diharapkan Lebih Berkualitas

Editor: Irvan Syafari

MATARAM — Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) diharapkan bisa meminimalisir terjadinya praktik kecurangan dan memberikan hasil ujian berkualitas.

Harapan tersebut disampaikan, Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Rosiady Sayuti saat memantau hari kedua proses pelaksanaan UNBK di sejumlah SMK di Mataram, Selasa (3/4/2018).

“Kalau dulu UN menggunakan kertas dan masih ditemukan terjadinya praktik kecurangan. Dengan sistim UNBK sekarang, hasil didapatkan diharapkan bisa lebih berkualitas,” kata Rosiady

Menurutnya, UNBK merupakan sebuah terobosan baru dalam sistem pendidikan untuk proses ujian nasional, dari yang berbasis manual atau kertas menjadi berbasis Komputer.

Peralihan sistem ujian tersebut diyakini sebagai suatu langkah strategis dalam upaya mencegaj terjadinya berbagai macam bentuk praktik kecurangan, sebagaimana temuan dalam proses ujian nasional selama ini.

“Selain hasil berkualitas, UNBK sekarang ini diharapkan akan mampu membentuk siswa-siswi yang kredibel dan berkarakter,” katanya.

Lebih lanjut Rosiady berharap, supaya ke depannya kualitas UNBK di semua jenjang pendidikan dapat terus ditingkatkan. Di antara perbaikan ialah mulai dari koordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti ketersediaan daya listrik yang aman agar tidak terjadi pemadaman pada saat proses ujian.

Selain itu Teknologi informasi matang. Dengan demikian kendala-kendala teknis yang terjadi sekecil apapun di lapangan dapat diminimalisir.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB Mhammad Suruji memastikan proses pelaksanaan UNBK SMK di NTB berlangsung lancar dan aman.

Sejauh ini dari hasil pemantauan yang dilakukan di sejumlah SMK se-NTB, secara umum UNBK di NTB berjalan dengan baik dan lancar, walaupun ada kendala yang terjadi di salah satu SMK karena persoalan teknis namun hal tersebut sudah dapat diatasi dan akan dilakukan ujian susulan.

“Secara umum UNBK untuk tingkat SMK di NTB berjalan dengan tertib dan lancar, walaupun ada satu SMK yang mengalami kendala teknis, namun sudah dapat diatasi dan akan dilakukan ujian susulan”, ungkap Suruji.

Dikatakan, kedepan kualitas UNBK dari waktu ke waktu terus dievaluasi untuk dilakukan perbaikan dan peningkatan kualitas, dari daya listrik dan IT, sehingga kendala-kendala sekecil apapun yang terjadi di lapangan dapat diminimalisir.

Lihat juga...