Flores akan Menjadi Daerah Wisata Baru

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

MAUMERE — Pulau Flores yang terdiri atas 8 kabupaten ditambah Lembata dan Alor ke depannya akan menjadi daerah tujuan wisata baru yang akan banyak dikunjungi, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Flores lewat keputusan presiden menjadi salah satu daerah pengembangan pariwisata dengan pusatnya di Labuan Bajo kabupaten Manggarai Barat. Semuanya akan bergerak secara masif, sistematis demi pengembangan pariwisata di pulau Flores,” tegas Drs. Paolus Nong Susar, Kamis (12/4/2018) malam.

Plt.Bupati Sikka ini saat melantik 9 orang pengurus Unsur Penentu Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah mengatakan, potensi wisatanya sangat luar biasa dan memiliki keunggulan, baik wisata religi, adat budaya, alam dan lainnya.

“Adanya Komodo membuat semua orang datang ke Flores. Juga ritual agama Semana Santa yang tahun ini wisatawan yang datang dari berbagai penjuru dunia ke Larantuka Flores Timur sebanyak 30 ribu orang,” terangnya.

Berkembangnya pariwisata di Flores, lanjut Nong Susar, menjadi tugas pemerintah, masyarakat dan swasta agar bisa membenahi secara lebih sistematis, terencana agar beberapa kekurangan yang ada terkait pariwisata bisa diperbaiki.

“Sembilan orang yang telah bersedia menjadi pengurus yang baru dilantik hari ini selaku penentu kebijakan pariwisata di Sikka. Badan ini baru pertama terbentuk di NTT dan ada di Sikka sehingga ini berkah sekaligus beban bagi kabupaten Sikka tapi ini mendatangkan semangat baru,” ungkapnya.

Mudah-mudahan tandas, Nong Susar, badan ini menjadi inspirasi, melahirkan semangat baru sebab mereka adalah pelaku pariwisata bukan saja level lokal tapi sudah mendunia. Mereka adalah duta pariwisata bukan saja di Sikka tapi di NTT.

Heribertus Ajo selaku ketua Unsur Penentu Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah kabupaten Sikka mengatakan, lembaga ini terbentuk sesuai Undang-Undang Nomor 10 tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Lembaga ini, terang Heri sapaannya, bertugas meningkatkan citra kepariwisataan kabupaten Sikka, meningkatkan promosi kunjungan wisatawan mancanegara dan penerima devisa serta meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan pembelanjaan.

“Lembaga ini juga bertugas menggalang pendanaan dari melakukan riset dalam rangka pengembangan usaha dan bisnis pariwisata di kabupaten Sikka. Ke depannya target yang dituju demi pengembangan pariwisata bisa lebih maju,” tuturnya.

Lembaga Unsur Penentu Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah kabupaten Sikka diketuai oleh Heribertus Ajo, wakil ketua Sandy L. Yansiku, ST, M.Eg, sekertaris Kondradus Rindu serta anggotanya terdiri dari Martinus Wodon, Ignasius Kassar, Dominggus Koro, Arnoldus Lakawelin, Adi Susanto serta Khadir.

Lihat juga...