Penumpang Angkutan Laut dari Bali Alami Penurunan

Ilustrasi. Dok. CDN

DENPASAR  – Penumpang angkutan laut dari Bali ke berbagai daerah tujuan di Indonesia sebanyak 149.384 orang selama Januari 2018 atau menurun 29.826 orang atau 16,64 persen dibandingkan Desember 2017 yang tercatat 179.210 orang.

“Demikian pula angkutan barang mengalami kemerosotan 6.458 ton atau 25,93 persen dari 24.900 ton pada bulan Desember 2017 menjadi hanya 18.422 ton pada Januari 2018,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Minggu.

Ia mengatakan, keberangkatan penumpang khusus melalui Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar selama Januari 2018 tercatat 43.508 orang, menurun 20.792 orang atau 32,34 persen dibanding bulan Desember 2017 yang tercatat 64.300 orang.

Sedangkan keberangkatan penumpang dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya juga menurun 29.352 orang atau 40,29 persen dari 72.860 orang pada Januari 2017 menjadi 43.508 orang pada Januari 2018.

Adi Nugroho menambahkan, sejumlah pelabuhan lainnya di luar pelabuhan Benoa melayani penumpang sebanyak 105.876 orang selama Januari 2018, menurun 9.034 orang atau 7,86 persen dibanding bulan sebelumnya (Desember 2017) tercatat 114.910 orang.

Namun dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya juga terjadi kemerosotan 4.128 orang atau 3,75 persen dari 110.004 orang selama Januari 2017 menjadi 105.876 orang pada Januari 2018.

Adi Nugroho menjelaskan, untuk angkutan barang dari Pelabuhan Benoa ke berbagai daerah tujuan di Nusantara itu Januari 2018 juga mengalami penurunan 541 ton atau 50,80 persen dari 1.065 ton pada Desember 2017 menjadi hanya 524 ton pada Januari 2018.

Sedangkan dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya juga terjadi kemerosotan 1.395 ton atau 72,69 persen, karena Janauari 2017 melayani angkutan barang hingga 1.919 ton kini menurun menjadi hanya 524 ton.

Bali memiliki lima buah pelabuhan laut yang terdiri atas pelabuhan Gilimanuk (Bali barat) yang menghubungkan dengan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, dan Pelabuhan Padangbai (Bali timur) yang menghubungkan dengan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu juga Pelabuhan Benoa, Denpasar yang berfungsi untuk pelabuhan penumpang ke berbagai daerah tujuan di Indonesia timur, disamping pelabuhan wisata dan pelabuhan perikanan.

Demikian pula Pelabuhan Celukan Bawang di Kabupaten Buleleng, Bali utara yang berfungsi sebagai pelabuhan angkutan barang, disamping Pelabuhan Nusa Penida, yang khusus melayani penyeberangan lokal di Bali.

Pelabuhan Benoa, Denpasar juga sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara dengan menggunakan kapal pesiar.

Menurut General Manajer Pelindo III Cabang Benoa I Wayan Eka Saputra, penumpang kapal pesiar selama dua bulan periode Januari-Februari 2018 tercatat 21.600 orang melonjak 28 persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Hingga minggu pertama Maret 2018 tercatat 22 kapal pesiar berlayar di Pelabuhan Benoa, enam di antaranya berlabuh dan sisanya bersandar di dermaga timur. Selain itu sebuah kapal melakukan proses “turn around” atau menaikkan dan menurunkan penumpang yakni kapal pesiar MV Azamara Journey pada Januari lalu.

Dalam bulan Maret 2018 rencananya akan ada lagi 13 kapal pesiar yang bersandar dan berlabuh di Pelabuhan Benoa dengan total penumpang diperkirakan mencapai 10 ribu orang. Sebagian besar kapal tersebut tergolong mewah berbendera Bahama, Malta dan Britania Raya. (Ant)

Lihat juga...