Groundbreaking Jembatan Tol Balikpapan-Penajam Diharapkan Maret 2018
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
PENAJAM — Pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan yang menghubungkan Kabupaten Penajam dengan Balikpapan diharapkan dapat dilakukan groundbreaking pada Maret 2018 ini. Saat ini masih menunggu keluarnya izin pemrakarsa dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar mengatakan, setelah izin pemrakarsa keluar maka dilanjutkan dengan lelang investasi yang dilaksanakan oleh Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT).
“Groundbreaking harapannya bulan Maret,sebagai kado Balikpapan dan Penajam. Saya tidak bisa memberi target, tapi persiapannya mulai dilakukan,” ungkapnya.
Yusran menjelaskan, administrasi untuk melakukan lelang telah dilengkapi sehingga saat sudah keluar dapat dilanjutkan lelang oleh BPJT. Saat ini sudah ada pembangunan, dan harapannya pembangunan jembatan ini dapat selesai sebelum masa jabatannya berakhir.
“Administrasi sudah lengkap tinggal menunggu surat penunjukan dari menteri mengenai kita sebagai pemrakarsa. Pemrakarsa itu adalah Balikpapan, Penajam, Provinsi dan Waskita sebagai konsorsium,” paparnya, Selasa (6/3).
Skema pembiayaan konsorsium pembangunan jembatan tol penghubung di atas Teluk Balikpapan itu, yakni 55 persen ditanggung PT Waskita Karya, 25 persen Pemprov Kaltim, 15 persen Kabupaten Penajam Paser Utara dan lima persen Pemerintah Kota Balikpapan.
“Surat penunjukan dari Kementerian masih menunggu. Kemudian skema pembiayaan menggunakan konsorsium,” bebernya.
Untuk diketahui, proyek pembangunan jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan sepanjang 5,4 kilometer dengan lebar 33 meter tersebut diperkirakan menghabiskan dana hingga lebiih kurang Rp6 triliun.