Cuaca tak Tentu, Nelayan Masih Melaut

Ilustrasi - Dok CDN

JEPARA – Nelayan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, masih tetap melaut meskipun hasil tangkapannya tidak menentu menyusul cuaca di perairan Laut Jepara yang kurang mendukung.

“Untuk kondisi gelombang laut, saat ini memang cukup bagus. Hanya saja, terkadang di tengah laut terjadi arus cukup kencang,” kata pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Jepara, Fuad Efendi di Jepara, Minggu.

Terjadinya arus kencang di laut, kata dia, berdampak pada hasil tangkapan ikan para nelayan menjadi minim.

Pasalnya, lanjut dia, dengan kondisi arus kencang di laut tersebut mengakibatkan jaring nelayan yang ditebar tidak bisa maksimal sehingga potensi ikan yang bisa ditangkap juga minim.

Meskipun hasil tangkapan saat ini minim, katanya, nelayan tetap melaut demi memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

Selain itu, kata dia, sebagian besar nelayan memang tidak memiliki pekerjaan sampingan sehingga dalam kondisi apapun di laut mereka tetap melaut.

Minimnya hasil tangkapan nelayan, lanjut dia, membuat lelang ikan di Tempat Pelelangan Ikan Ujung Batu di Kelurahan Jobo Kuto, Kecamatan Kota, Jepara, juga menjadi sepi karena hasil tangkapan ikan yang minim.

Harga jual ikan laut, kata Fuad, memang berangsur-angsur naik.

“Jika hasil tangkapan nelayan kembali membaik, tentunya harga jual ikan laut di pasaran juga akan normal kembali,” ujarnya.

Ia menganggap saat ini nelayan tengah memasuki masa paceklik karena hasil tangkapan mereka cenderung minim.

Dibandingkan dengan hasil tangkapan nelayan pada tahun lalu, katanya, cenderung turun karena hasil tangkapan tahun lalu justru cukup bagus.

Pemerintah Kabupaten Jepara, katanya, sudah membantu meringankan beban nelayan dengan memberikan bantuan beras, meskipun jumlahnya terbatas karena untuk pemerataan. (Ant)

 

Lihat juga...