BJB dan Bank Sumsel Menangi Laga Pembuka
MALANG– Tim putri Bandung Bank BJB Pakuan meraih kemenangan atas Elektrik PLN pada laga pembuka babak empat besar Proliga 2018 putaran pertama yang berlangsung di GOR Ken Arok, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (30/3/2018).
Kemenangan 3-1 (25-23, 25-19, 21-25, 25-21) tersebut sesuai dengan prediksi, karena secara materi pemain Bandung Bank BJB lebih unggul dibanding Elektrik PLN.”Kita akui mereka secara materi pemain lebih unggul, anggap saja mereka lulusan S1 sedangkan kami lulusan SMA. Namun kekalahan 1-3 itu sudah bagus buat kami dengan materi pemain muda,” kata Kapten Tim PLN, Indahyani Gunarti, usai laga.
Pelatih Kepala Bandung Bank BJB Octavian meminta pemainnya untuk tidak terlena dengan kemenangan di laga pembuka. Masih ada banyak pertandingan yang akan dihadapi.”Alhamdulillah sore ini kami bisa meraih tiga poin, meski ada beberapa pemain yang mengalami masalah,” kata Octavian.
Octavian menyebut, pada set ketiga anak asuhnya mengalami kekalahan 21-25 dikarenakan beberapa pemain panik. Khususnya pemain muda yang gampang cepat emosi.Namun, pada set keempat mampu diatasi dan menang dengan angka 25-21, sekaligus menutup kemenangan pada laga tersebut.
Kemenangan tiga poin ini sekaligus mengokohkan Bandung Bank BJB Pakuan di puncak klasemen sementara putri Proliga 2018 dengan tambahan tiga angka, atau menjadi total 21. Sedangkan bagi Tim Putri Elektrik PLN yang menyandang gelar juara pada Proliga kali ini harus puas bertahan atau bertengger diperingkat tiga dengan nilai sembilan.
Sementra itu di bagian putra, tim Surabaya Bhayangkara Samator harus mengakui keunggulan lawannya Palembang Bank Sumsel Babel dengan skor 2-3 (21-25, 27-25, 25-23, 24-26, 12-15). Permainan kedua tim berlangsung sengit, sebab keduanya tidak mau menyerah begitu saja dalam pertandingan tersebut.
Pada setiap set masing-masing tim bergantian unggul, sehingga terpaksa pertandingan harus dimainkan sebanyak lima set. Set pertama Palembang Bank Sumsel Babel unggul 21-25, namun set kedua berbalik Surabaya Samator memimpin dengan angka 27-25, sehingga skor menjadi imbang 1-1.
Set ketiga tim asuhan Samsul Jais mampu memimpin kembali dengan angka 25-23, namun kembali lagi Surabaya Samator menyamakan kedudukan 2-2 setelah menang 24-26. Di set penentu, sempat terjadi kejar mengejar angka, namun Aji Maulana dan kawan-kawan lebih beruntung dan menutup set kelima dengan angka 12-15, dan menang dengan skor 2-3.
“Secara teknik pada set satu dan lima receive kami jelek, servis dan blok juga tidak maksimal,” kata Pelatih Samator Ibarsjah Djanu, usai laga.
Sementara Pelatih Bank Sumsel, Samsul Jais mengaku terus menekan anak asuhnya agar maksimal, dan ketika kalah angka jangan dianggap kalah. “Begitu pula kalau kami memimpin angka, maka saya minta pemain jangan merasa menang,” tuturnya.
Samsul berharap anak asuhnya terus bermain bagus, sebab laga empat besar putaran pertama, tim yang akan unggul adalah yang mempunyai servis dan receive bagus, dan dia akan menang. (Ant)