Timnas Panjat Tebing Sembunyikan Taktik Speed dari Tiongkok

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Tim nasional panjat tebing Indonesia dan Tiongkok menjalani latihan bersama di Kompleks Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Kegiatan yang dimulai, Selasa (20/2/2018), dimanfaatkan kedua tim untuk saling mengintip kekuatan.

Kabid Binpres PP FPTI, Caly Setiawan, mengatakan, Timnas Tiongkok ‘kebelet’ ingin berlatih bersama Timnas Indonesia, karena dipandang kuat di nomor speed. Di sisi lain, FPTI mengaku senang karena memiliki kesempatan menimba ilmu dari Tiongkok.

Apalagi, kata Caly, Tiongkok termasuk salah satu calon lawan kuat Indonesia pada ajang Asian Games 2018, Agustus mendatang. “Mereka bagus di nomor speed dan boulder yang di Asian Games nanti dijadikan satu menjadi nomor baru, yakni combined,” ungkap Caly.

Caly juga mengakui, kemungkinan adanya saling intip kekuatan saat latihan bersama berlangsung. Karenanya, tim pelatih Timnas Panjat Tebing Indonesia sengaja menyimpan sebagian menu latihan dan taktik yang akan dipakai untuk nomor speed.

Caly Setiawan, Kabid Binpres PP FPTI. -Foto: Sodik

Selama latihan bersama, khusus nomor speed hanya akan memberikan materi-materi umum kepada sparing-nya tersebut. “Kami hanya menyiapkan makanan yang sudah jadi saja. Latihan yang sifatnya sebagai pengembangan teknik kami tutup. Mereka sepertinya benar-benar ingin ‘mencuri’ rahasia kami sampai-sampai untuk tempat menginap saja minta satu penginapan dengan timnas Indonesia,” ungkapnya.

Timnas Panjat Tebing Tiongkok datang ke Yogyakarta dengan kekuatan 10 atlet, tiga pelatih dan satu fisioterapis di bawah komando pelatih kepala mereka, Lei Zhao.

Dari daftar yang ada, perpaduan atlet senior dan yunior mengisi komposisi timnas negeri Tirai Bambu. Di senior ada Haimei Qiu yang lahir 1998, sementara termuda Yilling Song yang lahir pada 2000.

Atlet Tiongkok yang datang cukup kompetitif. Ada tiga nama atlet yang lolos ke Olympic Youth Games di Argentina Oktober nanti, dan ada satu atlet lainnya juara dunia. “Mereka sangat kompetitif terutama yang putri,” tambah salah satu pelatih Timnas Panjat Tebing Indonesia, Triyanto Budi Santoso.

Lihat juga...