Serunya Berwisata ‘Offroad’ di Kaki Gunung Merapi
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
SLEMAN — Olahraga yang penuh adrenalin seperti offroad ini memang sudah digemari sejak lama di kalangan masyarakat Indonesia. Dengan menggunakan mobil atau motor yang identik dengan petualang penuh tantangan, seperti menerabas sungai berlumpur, hutan, bahkan tanah bebatuan serta kaki gunung.
Di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di Desa Kaliadem, Kecamatan Cangkringan, terdapat paket wisata offroad tour lava yang mengambil jalur Gunung Merapi. Selain berwisata ke Gunung Merapi pasca erupsi pada tahun 2010 lalu, wisatawan juga ditantang untuk menikmati medan yang sulit.
Berwisata ke Gunung Merapi dengan mengendarai kendaraan offroad merupakan kebanggan tersendiri bagi setiap penumpangya karena di setiap perjalanannya memiliki tantangan dengan rute yang cukup sulit untuk dilalui.
Seperti yang dirasakan oleh Leonk salah satu rombongan Wartawan Lokarya Kehumasan dan Kebanksentralan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Bali ini menceritakan, ini pengalaman yang pertama bagi dirinya. Ia merasakan sensasi yang berbeda saat berwisata yang disertai dengan olahraga yang penuh tantangan ini.
Secara tidak langsung saya dan teman saya sudah jadi offroader, (sebutan untuk penggemar olahraga offroad), ucapnya.
Leonk, sapaan akrabnya mengatakan, konsep wisata seperti ini dapat ditiru oleh daerah lain termasuk di daerah asalnya, Bali.
Paket wisata offroad yang sudah berjalan kurang lebih 7 tahun atau pasca erupsi Gunung Berapi di tahun 2010 lalu menjadikan Museum Gunungapi Merapi (MGM) sebagai tujuan wisata andalan, dengan menawarkan paket perjalananan wisata mulai dari museum Sisa Hartaku, pemakaman massal korban erupsi Gunung Merapi, Bungker dan terkahir Batu Alian (Batu Pindah).
“Kami tergabung dalam Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi yang dikelolah secara mandiri dengan 900 armada,” ucap salah satu guide di Lava tour Gunung Merapi, Robertus Septiadi.

Untuk harga relatif cukup murah antara Rp300 ribu hingga Rp450 ribu tergabung paket wisata yang wisatawan ambil. Untuk kapasitas mobil jeep sendiri maksimal empat orang dewasa. Sementara untuk sepeda motor bisa single ataupun tandem dengan guide-nya.
“Intinya kami ingin mengedukasi wisatawan akan bahaya erupsi gunung Merapi. Paket wisata ini tidak hanya diminati oleh lokal, melainkan wisman asal Malaysia dan Singapore,” pungkas pria asli Sleman ini.