Iqbal Sampaikan Keresahan Melalui Karya Seni Grafis
Editor: Mahadeva WS
MALANG — Sebuah karya grafis berjudul Kangen yang dipamerkan di pameran seni rupa bertajuk ‘Cul culan Ngadek Bareng’ yang diadakan di Dewan Kesenian Malang (DKM) cukup menarik perhatian. Tidak saja dari tampilan unik karena dibuat dengan cara di cukil.
Gambar aliran air yang berjudul kangen tersebut ternyata sebuah ungkapan keresahan. Keresahan seorang seniman bernama Iqbal Misbahudin (18) seorang seniman muda yang kangen dengan ketersediaan air bersih. Karya tersebut ingin menggambarkan kondisi masyarakat yang terkadang kesulitan mendapatkan air bersih.
Banyak sungai-sungai yang dulunya jernih sekarang justru tercemar. “Karya saya berjudul Kangen menceritakan kerinduan masyarakat pada kondisi sungai yang dulu bersih dan jernih tapi di era sekarang kondisi tersebut sudah mulai bergeser karena banyak sungai yang airnya sudah tercemar,” ujar Iqbal, Senin (26/2/2018).
Pembuatan karya Kangen tersebut terinspirasi dari beberapa foto sungai dan pemberitaan yang didapatkannya. Termasuk informasi mengenai keberadaan beberapa negara yang ternyata sumber airnya sudah berkurang sehingga masyarakatnya kesulitan mencari sumber air.
Iqbal adalah seorang seniman muda asal Surabaya yang mulai tertarik dengan dunia seni rupa sejak duduk di bangku SMP. Setelah lulus dari SMA, Iqbal terus mengembangkan kemampuannya di dunia seni rupa dengan melanjutkan pendidikannya di jurusan seni rupa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya hingga sekarang.
Ditempat ini Iqbal tidak hanya mengasah kemampuan melukisnya, tetapi ia juga mulai mempelajari dan tertarik dengan seni grafis khususnya teknik cukil pada hardboard. “Jadi pada teknik ini kita membuat dulu polanya pada media hardboard untuk kemudian di cukil. Setelah itu diberi cat dan selanjutnya di print pada kertas,” jelasnya.
Ketertarikan Iqbal pada dunia seni, tidak terlepas keberadaan salah satu pamannya yang menjadi seorang seniman. Sang paman yang kini tinggal di luar negeri, menjadi sosok inspiratif yang membawanya ke posisi saat ini. “Saya terinspirasi oleh om saya yang merupakan salah satu seniman di Kanada,” ucapnya.
Sebagai seniman muda, Iqbal termasuk cukup produktif. Saat ini sedikitnya sudah lebih dari 30 karya yang terdiri dari karya seni lukis maupun seni grafis yang dibuatnya. Dari karya-karyanya tersebut, ada beberapa karyanya yang sudah terjual. “Dijual mulai dari Rp700 ribu sampai dengan Rp15 juta. Tergantung dari tingkat kerumitan serta isi materi yang ingin disampaikan. Dan karya seni grafis berjudul ‘Kangen’ ini salah satu yang saya patok dengan harga Rp15 juta,” pungkasnya.