Indonesia-Filipina Incar Nomor Ganda Piala Davis
JAKARTA – Tim tenis putra Indonesia dan Filipina yang akan saling mengalahkan di putaran pertama Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania di Jakarta, sama-sama mengincar kemenangan di nomor ganda. Kemenangan tersebut menjadi target pada laga yang akan terakhir, Minggu (4/2/2018).
“Pertandingan hari terakhir ada ganda dan tunggal. Kami menurunkan Francis Casey Alcantara/Jurence Zosimo Mendoza, kami mengincar kemenangan di sana karena nomor ini akan menentukan langkah pertandingan berikutnya di tunggal,” kata Kapten tim Davis Filipina Chris Cuarto di Stadion Tenis Senayan, Jakarta, Sabtu (3/2/2018).
Hal senada diungkapkan Kapten Indonesia, Febi Widhianto. Disebutnya, Indonesia juga mengincar kemenangan di nomor ganda. Hal itu dikarenakan nomor ini merupakan tulang punggung Merah Putih di Piala Davis 2018. Di nomor tersebut ada nama Justin Barki (17) yang telah mendapatkan lima gelar turnamen level men’s futures untuk nomor ganda putra.
Dalam pertandingan hari terakhir putaran pertama Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania 2018 ini, Justin dijadwalkan akan berpasangan dengan seniornya David Agung Susanto (26). Akan tetapi jika turun di ganda, faktor kelelahan hampir pasti menjadi masalah serius. David dijadwalkan juga akan turun di nomor tunggal menghadapi tunggal pertama Filipina, Alberto Lim.
“Sebenarnya kita sudah mempersiapkan taktik lain untuk berjaga jika David tidak bisa bermain ganda kami bisa ganti nama satu jam sebelumnya. Kami juga masih ada nama lain. Hanya kita lihat kondisi David seperti apa,” ujar Febi.
David sendiri, di hari pertama Piala Davis 2018, Sabtu (3/2/2018), bermain di nomor tunggal dan berhasil memenangkan pertarungan yang diwarnai banyak deuce atas Jeson Patrombon 6-2, 7-5. “Hari ini dia main dua set, mungkin kalau lima set atau tiga set agak beda dari segi mental dan fisik pasti beda. Tapi menurut saya, kalau David besok main rangkap, tidak ada masalah,” tandas Febi.
Pengalaman pertandingan di hari pertama akan menjadi modal bagi David dan kawan-kawan untuk berlaga di hari kedua, terutama dari aspek adaptasi. “Saya yakin pada hari kedua tim akan lebih rileks dan David saya yakin bisa tampil maksimal baik kala diturunkan di ganda atau tunggal,” tambah Febi.
Melihat lawan yang akan dihadapi adalah pasangan Justin/David, pihak Filipina mengakui duet Indonesia akan menjadi lawan yang tangguh. Mereka bermain di tengah kepungan penonton Indonesia. “Mereka lawan tangguh bagi kami dan akan sulit dikalahkan, terutama saat harus bermain melawan tekanan penonton juga, jadi itu akan sulit. Tapi kami akan terus mencoba dan berharap kami bisa mengamankan ganda besok,” ucap Cuarto.
Pertarungan Indonesia versus Filipina dalam dalam putaran pertama Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania berlangsung di Stadion Tenis Senayan. Untuk sementara, kedudukan Indonesia dan Filipina sama kuat 1-1, hasil dari tumbangnya M. Althaf Dhaifullah dari Alberto Lim 3-6, 2-6, serta kemenangan David Agung Susanto atas Jeson Patrombon 6-2, 7-5. (Ant)