Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspada Karhutla

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. -Dok: CDN

PADANG Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayinto, mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan karena cuaca panas.

“Cuaca panas membuat hutan dan lahan kering dan mudah terbakar. Semua harus lebih hati-hati. Jangan sampai membuka lahan dengan cara membakar,” kata dia di Padang, Jumat (2/2/2018).

Ia menyebutkan itu terkait kebakaran yang terjadi di jalur pendakian Gunung Talang, Kamis (1/2) sore hingga malam.

Menurutnya, imbauan itu dirumuskan dalam surat resmi ke kabupaten dan kota oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait berdasarkan data dan prakiraan cuaca oleh BMKG.

Kepala Bidang Pengamanan dan Perlindungan Hutan, Dinas Kehutanan Sumbar, Faridil Afrasy, menyebutkan, dua bulan ke depan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumbar memang cukup tinggi seiring tingginya suhu udara.

Menurut dia, kondisi itu juga merupakan perulangan kenaikan suhu tahunan, dari Januari-Maret, kemudian puncaknya sepanjang Juni Sampai September.

Dinas Kehutanan menurutnya tetap bekerja sama dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran. Setidaknya ada 16 nagari di Sumbar sudah membentuk MPA.

Berdasarkan data, terdapat lima daerah yang potensi tinggi karhutla di Sumbar masing-masing Kabupaten Solok, Limapuluh Kota, Pessel, Sijunjung, Dharmasraya dan Pasaman.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur mengatakan pihaknya sedang melakukan mapping (pemetaan) luasan yang lahan yang terbakar.

Menurutnya, saat ini api sudah hampir padam secara keseluruhan. Jika masih ada yang tersisa akan dilakukan sekat bakar sebagai upaya penanggulangan kebakaran hutan lindung Gunung Talang agar tidak melebar ke permukiman atau kebun masyarakat.

Diperkirakan kebakaran hutan di Gunung Talang itu menghanguskan 20 hektare lahan. (Ant)

Lihat juga...