Dandim Minta Pilkada Sikka Harus Aman dan Damai
Editor: Mahadeva WS
MAUMERE – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 di Kabupaten Sikka harus berjalan dengan aman dan tertib. Dandim Sikka meminta pasangan calon kepala daerah harus bisa menjaga suasana kondusif, aman dan damai.
Utamanya menjaga suasana pada tahapan kampanye yang baru saja mulai berjalan. Termasuk hingga usai proses pemungutan suara tanggal 27 Juni 2018. “Segenap warga masyarakat kabupaten Sikka secara bersama sama harus saling bergandengan tangan menjaga dan menyukseskan pesta demokrasi di Nian Tanah Sikka pada Pilkada 2018,” tegas Dandim 1603/Sikka Letkol.Inf.Sugeng Prihatin,S.Sos Senin (19/2/2018).
Sugeng menghimbau, para simpatisan dan pendukung dari masing masing Paslon tidak saling sikut menyikut dan membuat kegaduhan. Keributan dalam tahapan pilkada disebutnya, dapat menimbulkan kerusuhan yang akan berdampak pada banyak kerugian baik materiil maupun inmateril. Untuk pengamanan Pilkada, Kodim 1603 Sikka kata Sugeng, membackup aparat kepolisian. Pengamanan akan melibatkan personil TNI AL dari Lanal Maumere.
Ketua KPU Sikka Vinsensius Vivano Bogar mengatakan, masa kampanye tidak hanya dimanfaatkan Paslon untuk menawarkan visi, misi, program. Namun kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengkampanyekan kedamaian dan persaudaraan antara pasangan calon dan masyarakat.
“Kami berharap dalam waktu panjang kampanye ini bertebaran di jagat kabupaten Sikka tidak hanya visi misi, program yang diadu dicermati dan dibahas bersama rakyat tapi juga semangat kedamaian dan persaudaraan kiranya juga mewarnai kampanye-kampanye pasangan calon,” tegasnya.
Masa kampanye disebut Vivano, adalah tahapan yang sangat strategis dan perlu menjadi perhatian bersama. Pada tahapan tersebut paling banyak melibatkan partisipasi berbagai pihak dan masyarakat umum. Apa yang terjadi dan dihasilkan dalam proses kampanye akan sangat berdampak terhadap tahapan selanjutnya.