PEKALONGAN – Para pengendara yang melintasi ruas tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah hingga keluar Brebes Timur pada malam hari diminta berhati-hati dan senantiasa waspada terhadap kondisi jalan karena minimnya lampu penerangan jalan.
Ruas jalan tol sepanjang 55 kilometer itu misalnya terdapat beberapa “traffic cone” dipasang di badan salah satu lajur di titik kilometer 222 – 223 namun pengendara tak mudah melihat karena kondisi jalan yang gelap.
Suasana gelap di banyak titik di ruas tol yang menjadi bagian dari urat nadi transportasi logistik nasional itu semakin terasa akibat gerimis yang mengganggu jarak pandang pengendara, khususnya mereka yang jarang melintasi ruas tol yang terhubung dengan tol Jakarta-Cikampek, Cikopo-Palimanan, dan Palimanan-Kanci itu.
Di tengah kondisi demikian, penerangan di titik-titik yang belum dilengkapi lampu penerang di sepanjang ruas tol Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang tersebut terbantu oleh pantulan cahaya lampu-lampu kendaraan yang melintas.
Sementara itu, selepas pintu tol Brebes Timur, kendaraan-kendaraan yang hendak menuju Semarang belok kanan memasuki Jalur Pantai Utara (Pantura) dengan kondisi jalan yang relatif baik namun di banyak titik melekuk dan bergelombang.
Hujan deras yang sempat mengguyur jalan Pantura mulai dari Brebes hingga Kota Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, pada Ahad malam misalnya, menyisakan genangan air di sejumlah bahu jalan.
Di sepanjang jalan yang menghubungkan Brebes-Pekalongan itu, banyak marka jalan yang tak lagi jelas terlihat sehingga para pengendara diminta berhati-hati saat melintasi jalur tersebut di malam hari. (Ant)