PSS Sleman Butuh Tambahan Striker dan Winger

SLEMAN — PSS Sleman mengawali laga pada turnamen Copa Sleman 2018 dengan mulus. Tim berjuluk Super Elang Jawa berhasil mengalahkan tim asal Negeri Jiran Malaysia, PDRM FA, dengan skor meyakinkan 3-1. Meski begitu, PSS tetap masih membutuhkan tambahan striker.

Pada laga kontra PDRM FA, Herry Kiswanto menurunkan Tambun Naibaho hampir 90 menit. Eks pilar PSMS Medan baru ditarik keluar dan digantikan Gufron Al-Makruh di masa injury time. Hal ini dilakukan karena masih minimnya stok lini depan PSS.

“Hampir saya suruh Seto (asisten pelatih-red) main lagi. Kami memang masih mencari striker lagi,” ucap pelatih yang akrab dengan panggilan Herkis, Rabu (17/1/2018).

Eks arsitek Persela Lamongan mengungkapkan, kondisi yang dialami Super Elang Jawa masih sangat wajar. Mengingat, tim kebanggaan Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania baru memulai tahap pembentukan tim. bahkan Herkis menyebut tambahan pemain tidak hanya dibutuhkan di sektor depan.

PSS, kata dia, juga masih membutuhkan tambahan pemain di sektor sayap, lalu sosok pemain yang bisa menjadi jenderal dan playmaker di lapangan.

“Saat lawan PDRM, anak-anak pressing terus sepanjang laga. Padahal baiknya bisa memainkan tempo, mengontrol permainan,” terangnya.

PSS sendiri menerapkan skema 4-1-4-1 kontra PDRM. Duet bek tengah dipercayakan kepada Yudi Khoirudin dan Ahmad Hisyam. Dibantu Bima Reksa dan Akbar Zakaria. Arie Sandy mantap sebagai gelandang bertahan.

Sektor tengah diisi Ilhamul Irhas bersama Adi Nugroho. Sedangkan sayap ditempati Taufan Hidayat dan Slamet Budiono, menyokong Tambun Naibaho di posisi striker.

Herkis sempat memainkan Irham Zahrul, Dave Mustaine dan Rangga Muslim menggantikan Taufan Hidayat, Ilham Irhas dan Slamet Budiono.

PSS sendiri akan menghadapi Pakindo Mojokerto Putra di laga kedua Copa Sleman, Kamis (18/1/2018) petang. Herkis mengaku tetap fokus pada permainan timnya. Terlebih ia juga masih buta permainan lawan. “Semua masih berpeluang, kami tidak membedakan lawan,” pungkasnya.

Lihat juga...