Pilkada Sumbang Pertumbuhan Ekonomi

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) serentak bisa memberikan kontribusi kepada pertumbuhan ekonomi.

Rasa optimis tersebut muncul melihat situasi yang ada di tengah masyarakat saat ini. “Konsumsi masyarakat relatif positif dan berjalan baik meski terjadi kompetisi pilkada,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (8/1/2018).

Menkeu RI, Sri Mulyani Indrawati. Dok: CDN

Sri Mulyani menjelaskan masa kampanye pilkada yang mulai berjalan sejak awal tahun bisa memberikan sumbangan pada konsumsi rumah tangga maupun LNPRT di triwulan I dan II-2018. “Kampanye pilkada mulai terjadi di 171 kabupaten kota, orang akan mulai ‘spending’ di kuartal satu dan dua,” tandasnya.

Penyelenggaraan pemilihan umum legislatif (Pileg) maupun pemilihan umum Presiden (Pilpres) pada April 2019, dinilai juga akan memberikan efek positif kepada konsumsi domestik sejak triwulan III dan IV-2018. “Demam Pileg dan Pilpres, ini semuanya jadi satu, mulai terasa pada kuartal tiga dan empat,” ujarnya.

Selain acara politik tersebut, konsumsi rumah tangga juga akan terbantu oleh euforia tahun baru masehi dan tahun baru China pada triwulan I dan perayaan Lebaran pada triwulan II. Dorongan juga akan muncul dari penyelenggaraan even olahraga terbesar di Asia yaitu Asian Games yang bisa memberikan kontribusi kepada konsumsi rumah tangga pada triwulan III.

Penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018 juga diharapkan Sri Mulyani memberikan sumbangan kepada ekonomi domestik pada triwulan IV. Diharapkan menguatnya konsumsi rumah tangga tersebut bisa didukung oleh kinerja investasi maupun ekspor agar pertumbuhan ekonomi sesuai asumsi 5,4 persen di 2018 dapat tercapai. (Ant)

Lihat juga...