Pertamina Hibur Anak Korban Kebakaran dengan “Story Telling”
BALIKPAPAN — Selain menyalurkan bantuan, Pertamina juga menghibur anak-anak di tenda pengungsian sementara pasca kebakaran yang terjadi pada Jumat dini hari (5/1) di Jalan Wiloyo Puspoyudho Kota Balikpapan.
Officer CSR SMEPP Regional Kalimantan, Fajri Pradana Putra menyebutkan, dampak dari musibah ini juga mempengaruhi psikologis anak-anak.
“Melalui “story telling” ini tujuannya dari musibah yang dirasakan mereka masih bisa bermain dan selalu bersyukur. Kami ingin memotivasi mereka untuk selalu bersyukur,” paparnya usai kegiatan trauma healing, Minggu (7/1/2018).
Tidak hanya kegiatan trauma healing, pihak Pertamina RU V dan MOR VI Balikpapan bersama RSPB memberikan pelayanan kesehatan gratis, tersedia juga bantuan logistik seperti makanan, minuman, obat-obatan, pakaian, selimut, kasur lipat, alat mandi, handuk.
“Bantuan perlengkapan sekolah seperti buku bergambar, buku tulis, alat tulis, kerayon bagi korban yang masih anak-anak. Yang terpenting bagaimana memberikan dukungan dan bantuan kepada korban kebakaran sampai tenda berdiri,” ucap Fajri.
Yoga Pratama, Junior Operator I HVU II RU V Balikpapan mengatakan berbagi dongeng dengan adik-adik di sentra pengungsian dan mengajarkan nilai-nilai baik dan optimisme dari musibah yang terjadi.
“Yang terpenting dapat membantu mereka agar terhibur, dan anak-anak tidak trauma. Untuk terus semangat dan selalu bersyukur,” imbuhnya.
Bahkan anak-anak ini juga bertanya dari dongeng yang diceritakan dan menginginkan untuk mengunjungi kilang Pertamina yang ada di Balikpapan sebagai tempat pengolahan minyak dan gas.
Sementara itu, korban kebakaran Tika mengaku sangat terhibur dengan diberikan untuk anak-anaknya. Karena pihaknya sendiri merasa tidak tahu apa yang harus dilakukan setelah kebakaran, apalagi perlengkapan sekolah untuk anaknya juga habis terbakar.