Pascakebakaran Besar di Balikpapan, Warga Butuhkan Bantuan

BALIKPAPAN – Pasca Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 00.30 Wita Jumat dinihari (5/1/2018) di Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, warga korban kebakaran minta bantuan pakaian dan air bersih di tenda pengungsian sementara.

Posko kebakaran masih mendata sementara jumlah korban kebakaran besar. Posko kebakaran digelar di halaman samping kantor Pemerintah Kota Balikpapan jalan Wiloyo Puspoyudho dengan mendirikan 20 tenda pengungsi dari Kemensos RI dan tenda Kodim, Polres Balikpapan.

Akibat kebakaran itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia atas nama Sri Aminah (35), dan dua anaknya Daffa (9) dan Fauzan (4). Sedangkan kerugian materiil diperkirakan kurang lebih 203 unit rumah yang terbakar dan juga bagian laboratorium SDN 003. Sementara warga yang kehilangan tempat tinggal sebanyak 101 KK terdiri 5 RT.

Salah seorang warga yang rumahnya juga terbakar, Kadarsah mengatakan, sangat kaget dengan peristiwa kebakaran yang terjadi dinihari itu.

“Saya sangat kaget karena rumah saya juga korban kebakaran. Di RT saya ada 89 KK yang menjadi korban kebakaran. Saat kejadian saya lagi tugas jaga ronda, kemudian diinformasikan dari warga ada kebakaran, maka kemudian langsung mencari aparat dan menghubungi pemadam kebakaran,” jelasnya Jumat siang (5/1/2018).

Ia menjelaskan, korban meninggal Sri Aminah sudah sempat keluar namun mengetahui anaknya Daffa masih tertinggal kemudian masuk kembali untuk menyelamatkan.

“Almarhum sudah sempat loncat keluar, tapi begitu tahu anaknya masih di dalam masuk lagi untuk menyelamatkan,” sebutnya dengan wajah mata berkaca-kaca.

Kadarsah minta kepada pemerintah kota untuk bantuan secara keseluruhan dari pakaian hingga MCK. “Mohon bisa membantu kami secara keseluruhan dari sarana prasarana. Dari pakaian hingga MCK karena 100 persen warga tak memiliki baju. Korban hanya membawa baju yang dipakai saja,” tandasnya.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. Foto: Ferry Cahyanti

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi sangat prihatin dengan peristiwa kebakaran yang terjadi Jumat dinihari itu.

“Sangat prihatin dengan kejadian ini, kami berupaya membantu sebisa mungkin untuk warga yang rumahnya terbakar,” tukasnya.

Terpisah, Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Ida Prahastuty yang meninjau langsung ke lokasi kebakaran dan tenda pengungsian, membagikan bantuan kepada warga bersama istri wakil walikota Nurlena.

“Kami membawa 50 paket bantuan berapa pakaian dalam untuk perempuan, kebutuhan perempuan dan pakaian. Seragam sekolah dan perlengkapan sekolah. Kenapa kita berikan itu karena itu yang sangat dibutuhkan sementara,” bebernya.

Disebutkan, masih banyak yang dibutuhkan seperti kipas angin, dispenser dan MCK. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pemkot.

“Harapannya nanti saat koordinasi pengadaan bantuan diperlukan untuk korban kebakaran segera diberikan,” tambahnya.

Untuk diketahui, saat peristiwa kebakaran Jumat dinihari (5/1) pemadam kebakaran mengerahkan 16 kendaraan milik BPBD, dibantu pemadam Pertamina 3 unit, total 6 unit. TNI AD 1 unit tangki air, TNI AL 1 unit, dan relawan 7 unit tangki air.

Api dapat dipadamkan oleh Damkar dari BPBD Balikpapan, Pertamina, TNI serta dibantu oleh masyarakat. Sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan ditangani Polres Balikpapan.

Lihat juga...