Korban Kebakaran Klandasan Ilir 1.113 Jiwa

BALIKPAPAN – Kebakaran di Klandasan Ilir, Balikpapan, oada Jumat (5/1/2018) subuh, ternyata menghanguskan 203 buah rumah. Akibatnya 320 keluarga dengan 1.113 jiwa kehilangan tempat tinggal. 

Jumlah tersebut diperoleh Komandan Kodim (Dandim) 0905 Balikpapan Kolonel Infanteri (Inf) Hendri W yang saat ini sedang memproses pendataan bangunan aset milik Kodam VI Mulawarman yang mungkin terkena musibah kebakaran. “Di RT 11 itu lima rumah dan laboratorium SDN 003 Balikpapan Kota, RT 12 terbakar 50 buah rumah, RT 13 sekira 30 buah rumah, RT 22 sebanyak 53 buah rumah, dan RT 23 hangus 65 rumah,” kata Dandim, Jumat (5/1/2018).

Bangunan RS Tentara dr Hardjanto yang merupakan fasilitas kesehatan milik Kodam VI Mulawarman, hanya berbatas tembok saja dengan lokasi kebakaran. Pasien yang berada di kamar perawatan sempat diungsikan sebab panas dari kebakaran sudah mencapai rumah sakit.

Untuk menolong korban, Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran (BPBD) Balikpapan mendirikan tenda sementara untuk tinggal di halaman samping Balai Kota dan halaman bekas kantor Polda Kaltim. Setidaknya ada 20 tenda dimana satu tenda ditempati dua keluarga.

Pada pagi hari, semua keluarga sudah mendapat jatah sarapan pagi berupa nasi bungkus. Wali Kota Rizal Effendi juga menjenguk korban, dan kemudian melihat lokasi kebakaran yang juga persis berada di belakang kantor Balai Kota Balikpapan. Wali Kota juga memerintahkan agar ruang laboratorium SDN 003 Balikpapan Kota segera dibangun ulang agar proses belajar dan mengajar bisa lancar kembali.

Kebakaran yang terjadi di RT 11, 12, 13 dan 22 serta RT 24 Klandasan Ulu pada Jumat pukul 00.10 Wita itu baru bisa dipadamkan empat jam kemudian. Pemadaman dilakukan BPBD bersama pemadam kebakaran dari Pertamina, Chevron, dan Lanal Balikpapan. (Baca : https://www.cendananews.com/2018/01/pasca-kebakaran-besar-di-balikpapan-warga-butuhkan-bantuan.html) (Ant)

Lihat juga...