Roma Menang, SPAL Protes Keputusan Wasit

ROMA — AS Roma berhasil meraih kemenangan penting atas SPAL 2013. ‘Serigala Roma’ berhasil menaklukkan 10 pemain SPAL dengan mudah. Namun tim tamu geram dengan keputusan yang dibuat wasit Rosario Abisso dalam lanjutan Serie A, Sabtu dini hari.

Sembilan menit laga berjalan, Rosario Abisso memberikan kartu kuning kepada Felipe yang melakukan pelanggaran terhadap Edin Dzeko di ujung kotak 12 pas. Namun setelah melihat rekaman melalui teknologi VAR, ia mengubahnya menjadi kartu merah.

Kartu merah Felipe menjadi awal petaka SPAL. Edin Dzeko berhasil mengakhiri paceklik gol dalam tujuh laga bersama Roma, setelah berhasil melakukan gerakan memutar memaksimalkan ‘assist’ dari Stephan El Shaarawy pada menit ke-19. Strootman kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-32.

Bermula dari sontekan back-heel El Shaarawy, Strootman melepas tembakan keras ke arah gawang SPAL yang gagal dihalau kiper Alred Gomis. Lorenzo Pellegrini memperlebar keunggulan Serigala Roma pada menit 53.

SPAL hanya sanggup mencetak sebiji gol melalui Federico Viviani. Gol berawal dari eksekusi penalti yang dilakukan Vibiani namun berhasil dihalau Alisson Becker. Bola rebound kemudian disambar Vibiani dan berhasil masuk gawang Alisson.

SPAL sendiri tidak bisa begitu saja menerima kekalahan. Menurut SPAL, seperti dilansir Football-italia, Felipe tidak seharusnya mendapat kartu merah dan gol Strootman tidak sah karena offside.

“Kami berada di Serie A dan ingin tetap bertahan memainkan laga dengan level yang sama seperti yang lain. Aturan sekarang berbicara kartu merah hanya untuk peluang gol yang jelas. Menurut saya, insiden hari ini tidak memenuhi kriteria,” ucap Direktur umum SPAL, Davide Vagnati.

Pada gol kedua, lanjut Vagnati, El Shaarawi yang memberi assist pada Strootman terjebak offside. “Tapi kenapa tidak ada yang mengangkat bendera,” tanyanya.

Ia menegaskan, timnya tidak mempersoalkan jika harus terdegradasi karena kesalahan sendiri. Namun tim tidak bisa menerima jika harus tergelincir karena kesalahan wasit yang memimpin laga.

“Ini yang keempat kalinya kami alami. Kami ingin ada atense lebih mengenai persoalan ini,” tegasnya.

Lihat juga...