Putra Winaya Pesat Pamarican Ajarkan Anak-anak Ibing Silat

CIAMIS —-Guna melestarikan tradisi, dan mewariskan budaya leluhur secara turun temurun, Sanggar Pencak Silat “Putra Winaya Pesat” yang berlokasi di Dusun Pamarican, RT 08, RW 02, Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mendidik dan melatih puluhan anak-anak untuk belajar seni ibing pencak silat.

Hal tersebut dilakukan, sebagai salah satu cara untuk melestarikan dan mewariskan budaya seni ibing pencak silat, kepada para generasi muda, khususnya anak-anak yang ada di wilayah Kecamatan Pamarican, sebagai generasi penerus pada masa yang akan datang.

Sesepuh Sanggar Pencak Silat “Putra Winaya Pesat”, Bohim (60), mengungkapkan, pada saat ini ada sekitar 50 anak, yang tinggal di sekitar wilayah Kecamatan Pamarican, berlatih untuk belajar seni ibing pencak silat, di Sanggar Pencak Silat “Putra Winaya Pesat” ini.

“Mereka yang belajar dan berlatih silat di sanggar ini, rata-rata masih duduk di bangku usia Taman Kanak-kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD). Kami berharap anak-anak mencintai budaya tradisional,” ungkap Bohim

Lanjut Bohim, tujuan didirikannya Sanggar Pencak Silat “Putra Winaya Pesat” ini tiada lain, adalah untuk mempertahankan warisan leluhur. Sanggar itu sudah mengembangkan seni ibing pencak silat sejak zaman penjajahan Belanda, di wilayah Kecamatan Pamarican ini.

“Kami selaku generasi penerus, seni ibing pencak silat, yang tinggal di wilayah Kecamatan Pamarican, wajib mempertahankan budaya seni ibing pencak silat, serta mewariskan dan mengenalkannya kepada para generasi muda, khususnya anak-anak saat ini,” ujar Bohim, saat ditemui usai kegiatan latihan rutin, Minggu (03/12/2017) malam.

Bohim, berharap Pemerintah, bisa memberikan bantuan dan membina sanggar-sanggar silat yang masih mau mempertahankan tradisi warisan para leluhur. Ke depannya, pemerintah, melalui Dinas Intansi terkait, harus lebih sering menggelar kegiatan rutin pasanggiri seni ibing pencak silat, sehingga para generasi muda, dapat terus melestarikan dan mencintai budayanya. Kegiatan rutin itu juga menjadi ajang silaturahmi antar perguruan silat yang ada.

Bohim, Sesepuh Sanggar Pencak Silat “Putra Winaya Pesat”, Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat/Foto: Baehaki Efendi.
Lihat juga...