DIY Tuan Rumah Turnamen Wing Chun 2018

YOGYAKARTA – Daerah Istimewa Yogyakarta ditunjuk sebagai tuan rumah Turnamen Wing Chun Indonesia (TWCI) tahun 2018 mendatang. Federasi Wing Chun Indonesia (FWCI) DIY memasang target keluar sebagai juara umum pada turnamen ke-4 tersebut.

“Untuk tuan rumah turnamen dilakukan dengan sistem penunjukan. Kami ditunjuk sebagai tuan rumah TWCI tahun depan,” ucap Hari Suyuti, Sekretaris FWCI DIY, Jumat (1/12/2017).

Menurut Hari, FWCI DIY cukup optimistis bisa meraih target menjadi juara umum. Selain waktu penyelenggaraan yang masih lama, DIY juga memiliki atlet potensial untuk mendulang medali. Atlet wing chun DIY menjadi andalan pada Kajurnas baik yang digelar di Solo maupun Bali.

Hari Suyuti, Sekretaris FWCI DIY. Foto: Istimewa

Ia menjelaskan, pada TWCI 2017 di Bali, wing chun DIY yang berkekuatan delapan orang berhasil membawa pulang enam medali, terdiri dari dua medali emas, dua perak, dan dua perunggu.

“Kami kirim atlet untuk berlaga di kelas dewasa, dan di antaranya berhasil menyapu bersih semua medali di cabang Chum Kiu putra,” katanya.

Dua medali emas dipersembahkan atlet cabang Chum Kiu putra dan putri atas nama Renaldy dan Sri Wulandari Martha. Sedangkan medali perak dipersembahkan Dwi Latif Hidayatullo di cabang Chum Kiu, serta Rudy Rakhman di cabang Chi Sao kelas 70-75 kg.

Untuk medali perunggu dipersembahkan Wirawan Ahmar di cabang Chum Kiu dan Darren Kusnadi di cabang Siu Lim Tao. Haryadi mengakui, raihan medali emas pada turnamen wing chun Indonesia di Bali belum sesuai target yakni lima medali emas. Kendati begitu, total medali yang diraih masih lebih baik dari turnamen sebelumnya.

“Pada turnamen yang sama tahun 2016 di Solo, Jawa Tengah atlet kami berhasil meraih dua medali emas, satu perak, dan dua perunggu,” terangnya.

Ia menambahkan, TWCI 2017 adalah kejuaraan nasional wing chun yang ke-3 kali diselenggarakan oleh Federasi Wing Chun Indonesia. Kejuaraan dibuka perwakilan dari Kemenpora RI, dan dihadiri oleh Presiden Ving Tsun Athletic Association (VTAA), asosiasi dunia wing chun aliran Ip Man, yakni Master Siu Yuk Men.

TWCI 2017 diikuti atlet dari 19 provinsi di Indonesia dan dua negara tetangga, Malaysia dan Meksiko. Kontingen Sumatera Utara keluar sebagai juara umum dengan tiga emas, tiga perak, dan dua perunggu.

Lihat juga...