336 Hektar Lahan HTP di DIY Rusak

YOGYAKARTA – Dinas Pertanian DIY mencatat banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di DIY beberapa waktu lalu, menimbulkan kerusakan pada ratusan hektar lahan Hijauan Pakan Ternak (HPT).

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian DIY, Sutarno menyebutkan, kerusakan lahan HPT paling banyak terjadi di Kabupaten Gunukidul dan Bantul. Total ada sebanyak 336,8 hektar lahan HPT di Gunungkidul yang rusak. Sementara di Bantul kerusakan lahan HPT mencapai 50 hektar lebih.

“Kerusakan lahan HPT ini mayoritas terjadi di kawasan bantaran sungai. Antara 50-100 meter dari tepi sungai. Selain karena longsor tergerus arus sungai, kerusakan juga berupa tertutupnya lahan oleh material lumpur,” katanya, Senin (4/12/2017).

Di Kabupaten Gunungkidul sendiri kerusakan lahan HPT paling banyak terjadi di wilayah sepanjang aliran Sungai Oya yakni Kecamatan Semin, Ngawen, Nglipar, Gedangsari, Playen Patuk, Wonosari, Karangmojo. Sementara untuk wilayah Bantul, kerusakan paling banyak terdapat di Kecamatan Kretek.

“Untuk kerusakan lahan yang tidak terlalu parah, seperti terendam air, tanaman masih dapat tumbuh. Kalau sudah parah seperti tertutup material lumpur, harus ditanam bibit lagi,” katanya.

Untuk mencukupi kebutuhan pakan ternak, Distan DIY melakukan upaya penanganan jangka pendek dengan mengarahkan peternak menanami lahan dengan meminta bibit dari kelompok ternak lain yang tidak terkena dampak banjir. Pihak Distan mengaku belum akan menyalurkan bantuan bibit kepada peternak karena dinilai belum terlalu mendesak.

“Saya kira ketersediaan pakan ternak saat ini sudah mulai banyak, karena memasuki musim hujan. Sehingga kerusakan lahan HPT ini tidak akan terlalu berpengaruh pada kecukupan pakan ternak di DIY,” katanya.

Lihat juga...