YOGYAKARTA — Rumah Aspirasi bagi seorang anggota dewan, seringkali hanya dianggap sarat kepentingan kampanye. Namun, Rumah Aspirasi sebenarnya merupakan sarana penting bagi masyarakat, guna menyalurkan aspirasi, bahkan kritik, sehingga anggota dewan yang dipilihnya benar-benar bekerja sesuai kehendak rakyat.
“Rumah Aspirasi menjadi bagian tak terpisahkan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi anggota dewan, terutama untuk melayani konstituen di daerah pemilihan dalam hal pengelolaan aspirasi,” tegas Rochmad Widiyanto, Staf Ahli Siti Hediati Haryadi (Titiek Soeharto) dan Koordinator Rumah Aspirasi Siti Hediati Haryadi, usai membuka lomba mancing ikan di Sungai Winongo, Bantul, Minggu (26/11/2017).
Baca juga: Lewat UPPO, Peternak Diharap Mampu Produksi Pupuk Secara Mandiri
Rochmad Widiyanto mengatakan, lomba mancing di Sungai Winongo yang diadakan oleh Rumah Aspirasi Siti Hediati Haryadi yang bekerja sama dengan Karang Taruna desa setempat, merupakan upaya menjalin komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.

Lomba mancing diikuti ratusan peserta juga digelar guna memperingati Hari Kesehatan Nasional dan Hari Ikan Nasional.
“Lomba mancing ini sengaja diadakan di sungai, agar masyarakat semakin peduli menjaga lingkungan, sekaligus mendorong masyarakat, agar semakin gemar makan ikan sebagai sumber protein,” jelas Rochmad Widiyanto, menyampaikan pesan Titiek Soeharto.
Baca juga: Titiek Soeharto Dorong Pemuda Manfaatkan Lahan Kurang Produktif
Dalam kesempatan ini, juga dijelaskan, Rumah Aspirasi Siti Hediati Haryadi juga menjadi media pengusulan program-program bantuan dari kementerian mitra kerja Komisi IV dari usulan, verifikasi hingga pendampingan, agar berbagai program dan bantuan tepat sasaran dan bermanfaat.
“Hal ini karena Siti Hediati Haryadi merupakan anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan DIY,” kata Rochmad Widiyanto, sembari menambahkan, jika sasaran akhir dari keberadaan rumah aspirasi ini adalah agar tugas seorang anggota DPR RI di bidang legislasi (legislacy), pengawasan (controlling) hingga keuangan (budgeting) bisa berjalan optimal.
Sementara itu, lomba mancing yang diikuti ratusan peserta memperebutkan hadiah utama sepeda motor, yang diraih oleh Mujiyono, warga Bambanglipuro, Bantul, dengan mendapatkan ikan lele seberat 3,03 kilogram. Hadiah diserahkan oleh Hariri, salah satu Staff Ahli Rumah Aspirasi Siti Hediati Hayadi.
Baca juga: Titiek: Penyuluh Kunci Tercapainya Swasembada Pangan di Era Pak Harto

Panitia pelaksana lomba mancing, Soni, mengatakan, lomba diadakan di sungai juga sebagai upaya mengembalikan sungai sebagai tempat menyalurkan hobi mancing, dan dengan mengadakan lomba mancing di sungai akan membuat semakin banyak ikan yang hidup di sungai tersebut.
“Setelah lomba selesai pun warga bebas memancing, agar bisa makan ikan tanpa membeli,” pungkasnya.