SAR Lampung Cari Dua Korban Hilang

LAMPUNG – Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan unit Kantor SAR Lampung hingga Senin (27/11) terus melakukan proses pencarian terhadap dua laporan kejadian kondisi membahayakan jiwa manusia.

Tepatnya pada lokasi kejadian musibah (LKM) di antaranya satu kejadian di wilayah Desa Negeri Sakti Kabupaten Pesawaran dengan adanya laporan satu warga yang dinyatakan hilang di wilayah Gunung Keramat Pegunungan Betung dan juga laporan nelayan terjatuh di pekon Betung kecamatan Pematang Sawah Kabupaten Tanggamus.

Aparat kecamatan, kepolisian, BPBD dan Pos SAR Tanggamus berada di Pekon Betung Tanggamus. [Foto: Ist]
Deni Kurniawan selaku kasi Humas Kantor SAR Lampung melalui laporan dari petugas di lapangan menyebut, pada kejadian hilangnya satu warga bernama Sisferi (70) di Pesawaran pihak kantor SAR Lampung mendapat laporan dari Febrial yang beralamat di Desa Negeri Sakti Simpang Sukabanjar Kabupaten Pesawara. Ia melaporkan kehilangan orang tua di lokasi Gunung Betung. Bersama masyarakat dan keluarga proses pencarian telah dilakukan dengan hasil nihil. Selanjutnya ia meminta bantuan dari pihak kantor SAR Lampung.

“Personil sudah dikerahkan ke lokasi karena berdasarkan keterangan keluarga dan masyarakat telah menemukan beberapa barang pribadi milik korban hilang diantaranya golok, celana basah, tongkat lalu pihak keluarga korban melaporkan ke Polsek Gedong Tataan Polres Pesawaran dan diarahkan melaporkan ke Kantor SAR Lampung,” terang Deni Kurniawan selaku kasi humas Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan unit Kantor SAR Lampung dalam keterangan tertulis seperti yang diterima Cendana News, Senin (27/11/2017).

Koordinasi petugas rescue Kantor SAR Lampung sebelum melakukan proses pencarian di lokasi kejadian musibah. [Foto: Ist]
Pasca laporan tersebut, beber Deni, satu tim rescue kantor SAR Lampung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk berkoordinasi dengan aparat Polsek Gedong Tataan dan melakukan proses pencarian. Perkembangan atas proses pencarian tersebut diakuinya akan terus diinformasikan karena pada saat tim diberangkatkan pihak Kantor SAR Lampung juga mendapat informasi dari Pos SAR Tanggamus pada Senin siang (27/11) dengan adanya laporan kecelakaan pelayaran.

Menurut Deni, informasi dari pos SAR Tanggamus yang berasal dari Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus bernama Halimi disebutkan, telah terjadi kecelakaan pelayaran menimpa korban bernama Zubaidi (42) warga Pekon Betung Kecamatan Pematang Sawah Kabupaten Tanggamus. Korban dipastikan terjatuh dari kapal pencari ubur-ubur di area laut pekon Betung dan segera dilaporkan ke petugas.

“Pos SAR Tanggamus di bawah pimpinan Adi juga segera melakukan pengiriman petugas rescue dan berkoordinasi dengan aparat kecamatan dan kepolisian dari Polsek Pematang Sawah serta BPBD Kabupaten Tanggamus,” terang Deni Kurniawan.

Adi (berbaju SAR) dari Pos SAR Tanggamus. [Foto: Ist]
Beberapa peralatan yang dikerahkan diantaranya satu unit perahu karet dengan kapasitas 12 orang, 1 unit kapal landing craft tank (LCT) milik Polsek Pematang Sawah, 3 unit kapal nelayan yang ikut melakukan pencarian dengan radius pencarian hingga beberapa mil dari lokasi korban terjatuh. Khususnya dari kapal pencari ubur-ubur.

Pencarian terakhir di lokasi, ungkap Deni, dikabarkan telah dilakukan hingga radius 3 kilometer ke arah utara, timur dan selatan dari lokasi kejadian musibah (LKM) dengan hasil sementara nihil. Hingga saat ini tim juga belum melakukan upaya penyelaman dikarenakan lokasi kejadian musibah cukup keruh dengan tingkat penglihatan yang minim (zero visibility) dan banyaknya ubur-ubur di sekitar LKM yang membahayakan penyelam. Sementara pencarian dihentikan. Perkembangan dua upaya pencarian korban hilang di pegunungan Betung Pesawaran dan perairan Pekon Betung Tanggamus akan diinformasikan lebih lanjut.

Lihat juga...