CIAMIS — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis, sejak tiga hari terakhir ini, menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis, dilanda bencana banjir.
Seperti yang terjadi diwilayah Dusun Talang Banteng, dan Dusun Manganti, Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Air menggenangi pemukiman warga, hingga masuk kedalam rumah, serta hampir menggenangi 80 persen luas lahan pertanian.
Berdasarkan pantauan Cendana News di lokasi bencana, Minggu (19/11/2017) sore, ketinggian air di lokasi tersebut berkisar 60 cm hingga 1 meter.
Banjir merendam sedikitnya sekitar 3 rumah di wilayah Dusun Talang Banteng, dan 15 rumah di wilayah Dusun Manganti, serta merendam sekitar 200 hektare sawah, dari total luas lahan persawahan yang ada di Desa tersebut, yaitu sekitar 272 hektar.
Menurut informasi yang diperoleh dari Jajang M, salah seorang Satgas BPBD Kabupaten Ciamis, menuturkan bahwa lokasi tersebut sejak beberapa tahun terakhir ini, menjadi salah satu wilayah langganan banjir. Pasalnya saluran Apur, yang ada di wilayah tersebut, tidak berfungsi secara maksimal.
Lanjut Jajang, beruntung dalam kejadian tersebut, tidak sampai menimbulkan korban jiwa, meski bencana banjir merendam sejumlah rumah warga.
Namun akibat kejadian tersebut, petani yang ada di Desa tersebut, mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah, karena lahan pertanian yang baru saja ditanami.
Jajang, menambahkan pihak BPBD Kabupaten Ciamis kini, sedang melakukan pendataan terhadap para korban bencana banjir, serta mendata luas area persawahan milik warga yang terendam.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini kita bisa memberikan bantuan, untuk meringankan beban warga yang mengalami musibah banjir tersebut. Serta untuk sementara waktu ada beberapa keluarga korban banjir, yang rumahnya terendam kita ungsikan ke rumah kerabatnya yang tidak tergenang oleh air,” katanya.