Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan III 2017 Sebesar 5,06 Persen
JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang triwulan III 2017 sebesar 5,06 persen. Pertumbuhan tersebut sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang triwulan I dan triwulan II 2017 yang mampu tumbuh masing-masing sebesar 5,01 persen.
Demikian pernyataan resmi yang disampaikan Ketua BPS Pusat Suahriyanto saat menggelar acara jumpa pers di Kantor BPS Pusat di Jakarta. Menurut Suhariyanto, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang triwulan III sesuai dengan harapan dan prediksi Pemerintah. Meskipun sebenarnya angka tersebut masih di bawah target Pemerintah.
Menurut dia sebenarnya ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang triwulan III. Salah satu di antaranya adalah pencapaian pertumbuhan ekonomi yang juga dialami oleh sejumlah negara-negara maju yang selama ini menjadi mitra dagang terbesar Indonesia, seperti Tiongkok, Singapura dan Amerika Serikat.
Suhariyanto menjelaskan bahwa pencapaian pertumbuhan perekonomian Tiongkok dilaporkan mampu tumbuh sebesar 6,8 persen, kemudian menyusul Singapura sebesar 4,6 persen dan Amerika Serikat yang mampu tumbuh sebesar 2,3 persen. Hal tersebut menunjukkan bahwa secara kumulatif pertumbuhan perekonomian global juga mengalami pertumbuhan yang positif.
Sementara itu pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tiwulan III juga dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi yang dialami masing-masing Pulau-Pulau Besar yang tersebar di seluruh Indonesia. Pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi di Pulau Sulawesi, sedangkan pertumbuhan ekonomi tersendah terjadi di Pulau Maluku dan Papua.
“Perekonomian Indonesia sepanjang triwulan III mampu tumbuh sebesar 5,06 persen, hal tersebut dipicu oleh pertumbuhan ekonomi dalam negeri, Pulau Sulawesi dilaporkan mampu tumbuh sebesar 6,69 persen, Pulau Jawa tumbuh sebesar 5,51 persen. Sementara Pulau Bali dan Nusa Tenggara tumbuh sebesar 5,24 persen, Pulau Kalimantan tumbuh sebesar 4,67 persen, Pulau Sumatera tumbuh sebesar 4,43 persen, Pulau Maluku dan Papua tumbuh sebesar 3,98 persen” kata Kepala BPS Pusat Suhariyanto di Jakarta, Senin (6/11/2017).
Suhariyanto juga menambahkan bahwa keberhasilan Pemerintah dalam menjaga dan meredam laju Inflasi yang sangat rendah juga menjadi salah satu pemicu yang mempengaruhi pertumbuhan perekonomian di Indonesia sepanjang triwulan I, II dan III 2017 yang mampu tumbuh di atas 5 persen. BPS memperkirakan atau memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia terus tumbuh diatas 5 persen hingga triwulan IV 2017.
