PURWOKERTO – Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terus mengoptimalkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan susu kambing guna meningkatkan pendapatan para petani.
“Kami mengadakan sosialisasi berupa penyuluhan mengenai pengolahan susu kambing, guna meningkatkan pendapatan petani,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Banyumas, Sugiyatno di Purwokerto, Rabu.
Pemerintah kabupaten, kata dia, berharap, sosialisasi bisa berdampak pada meningkatnya nilai tambah, dari susu segar menjadi susu olahan.
Sementara itu, Dosen Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Triana Setyawardani, nara sumber dalam kegiatan tersebut menjelaskan, kegiatan dilaksanakan di Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas.
“Penyuluhan di desa ini bertujuan untuk menyosialisasikan mengenai manfaat susu kambing dan bagaimana cara mengolahnya menjadi produk andalan Gumelar,” katanya.
Sosialisasi, kata dia, diperlukan agar masyarakat lebih memahami keunggulan susu kambing terhadap kesehatan.
“Sosialisasi menjadi menarik ketika kita bisa memberikan bukti ilmiah tentang keunggulan susu kambing terutama terhadap kesehatan,” katanya.
Menurut dia, susu kambing memiliki banyak keunggulan dibandingkan susu sapi.
“Manajemen pemeliharaanya lebih sederhana, pakan lebih mudah dicari, dan penggunaan lahan lebih sedikit,” katanya.
Susu kambing, kata dia, dapat diolah menjadi keju, yogurt, minuman kefir, hingga masker kefir.
Karena itu, kata dia, pemanfaatan susu kambing perlu terus dioptimalkan.
“Sudah saatnya kita menggali potensi susu kambing denfan segala keunggulannya dan manfaatnya bagi kesehatan,” katanya. (Ant)