MUKOMUKO – Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, di 2018 mendapat jatah peremajaan atau replanting kebun kelapa sawit seluas 3.000 hektare dari pemerintah pusat. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dari data kebun sawit yang sudah masuk usia tua dan berpoduktivitas rendah yang sudah masuk ke instansi setempat.
Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko mencatat, saat ini jumlah kebun sawit yang prouktivitasnya rendah hanya seluas 1.400 hektare. “Jatah peremajaan kebun kelapa sawit seluas 3.000 hektare, tetapi kebun kelapa sawit tua dan produktivitas rendah yang terdata sekarang ini seluas 1.400 hektare,” kata Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Wahyu Hidayat, Senin (27/11/2017).
Menindaklanjuti program tersebut, pemerintah pusat memberikan bantuan dana sebesar Rp25 juta per-hektare untuk peremajaan kelapa sawit tua dan produktivitas rendah milik petani.
Menurut Wahyu, instansinya saat ini masih melakukan upaya pelengkapan data kebun kelapa sawit tua dan produktivitas rendah milik petani yang diusulkan menerima bantuan dana untuk peremajaan komoditas perkebunan tersebut. “Belum seluruh pemilik kebun sawit seluas 1.400 hektare di daerah ini yang sudah melengkapi data untuk mendapatkan program ini. Baru seluas 642 hektare kebun kelapa sawit yang lengkap data pemiliknya,” pungkas Wahyu. (Ant)