Legislator Ini Gelar Pasar Murah di Brangkal, Klaten

SOLO — Kunjungan anggota DPR RI, Endang Srikarti Handayani ke Kabupaten Klaten, Solo, Jawa Tengah, menjadi berkah tersendiri bagi ribuan warga. Pasalnya, kunjungan di Desa Brangkal, Kecamatan Karanganom, Klaten ini turut membawa ribuan paket sembako murah untuk warga.

Endang Srikarti kepada Cendana News menjelaskan, setidaknya 4 ribu paket sembako murah disiapkan untuk warga di Desa Brangkal. Dengan mengganti uang Rp40 ribu, warga bisa mendapatkan 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.

“Dengan pasar murah sembako ini, warga bisa menghemat 50 persen lebih. Hasil dari pasar murah inipun akan kembalikan kepada masyarakat dalam bentuk yang berbeda,” ucap Endang di sela-sela pasar murah, Selasa (7/11/2017).

Dijelaskan dia, harga sembako yang diberikan kepada warga ini jika di pasar pada umumnya, nominalnya mencapai Rp80 ribu lebih. Sementara untuk meringankan beban warga, pihaknya hanya menjual separo harga. Sementara uang hasil penjualan sembako akan dibelikan semen untuk dikembalikan ke warga.

“Ini nanti akan kami belikan 500 sak semen untuk warga. Bantuan semen ini bisa digunakan untuk rehap makam atau bangunan lainnya yang tidak tercover dana desa,” jelasnya.

Selain menggelar pasar murah, Endang juga mengingatkan masyarakat akan tiba musim penghujan tahun ini. Anggota Komisi VI DPR RI juga meminta untuk petani lebih memaksimalkan musim hujan dengan menanam padi. “Kalau nanti kesulitan bibit atau pupuk, bisa juga kami bantu,” imbuhnya.

Legislator Partai Golkar ini menyebutkan, setidaknya sudah ada 500 sak pupuk yang dijual dengan harga sangat murah. Jika pupuk jenis Urea ini hanya dijual Rp40 ribu per sak, yang berisi 50 kg.

“Kalau harga normalnya Rp200 ribu, sedangkan untuk harga subsidi pemerintah Rp90 ribu. Kita cukup bayar Rp40 ribu, dan hasil penjualan akan kembali diberikan kepada masyarakat,” tandasnya.

Sejumlah warga Brangkal mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah, yang digelar oleh politisi asal Boyolali tersebut. Selain harganya yang sangat murah, warga berharap bisa lebih sering dilakukan.

“Sangat membantu, karena harganya yang jauh lebih murah. Tapi antrinya yang bikin capek, soalnya panjang banget,” ungkap salah satu warga Giyarti.

Kendati demikian, warga bersyukur bisa menikmati paket sembako murah di tengah kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya membaik. Warga berharap, pasar murah juga dilengkapi dengan pemeriksan kesehatan gratis.

“Biar warga yang merasa tidak sehat bisa sekalian berobat. Hitung-hitung dapat obat gratis juga,” timpal Nurul, warga Tegal Kragilan, Brangkal, Klaten.

Anggota Komisi VI DPR RI Endang Srikarti Handayani/Foto: Harun Alrosid.
Lihat juga...