Kemenkes Beri Pengharagaan Pendukung Pembangunan Kesehatan

JAKARTA – Kementerian Kesehatan memberikan penghargaan kepada instansi kementerian/lembaga serta individu yang dinilai mendukung dalam pembangunan kesehatan.

Penghargaan diberikan oleh Menteri Kesehatan Nila F. Moelek, pada acara penganugerahan penghargaan bidang kesehatan pada 10 kementerian/ lembaga, dua individu, dan satu perwakilan industri di kantor Kementerian Kesehatan Jakarta, Jumat (24/11/2017), dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-53.

Berdasarkan siaran pers Kementerian Kesehatan penghargaan untuk kementerian dan lembaga diberikan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan; Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat; Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi; Kementerian Komunikasi dan Informatika; Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi; Tentara Nasional Indonesia; Kepolisian Negara Republik Indonesia; Komisi Pemberantasan Korupsi; Badan Pusat Statistik; Badan Kepegawaian Negara.

Sementara itu, penghargaan kategori individu dan swasta diberikan kepada Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Syaraswati Hadinegoro, Sp.A(K) sebagai individu yang telah mengembangkan inovasi dalam penyusunan kajian terkait vaksin baru sebagai bahan pertimbangan pemerintah untuk melaksanakan introduksi vaksin baru.

Selanjutnya, Dr. dr. Khalid Saleh, Sp.P.D., FINASIM, MARS, sebagai individu yang telah mempelopori pembuatan dan mengimplementasikan sistem rujukan terintegrasi (SISRUTE) yang saat ini sudah digunakan oleh ratusan rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Penghargaan kepada industri diberikan pada PT Jayamas Medica Industri sebagai industri alat kesehatan yang turut mendukung kemandirian produk alat kesehatan dalam negeri.

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga memberikan penghargaan kepada tiga organisasi untuk kategori lembaga yang melaksanakan deteksi dini kanker serviks dan payudara terbanyak, yaitu Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Kejaksaan Agung, Dharma Wanita Persatuan Kementerian Kesehatan, dan Dharma Pertiwi TNI.

Kategori kementerian terbaik dalam penyelenggaraan deteksi dini kanker serviks dan payudara diraih oleh Kementerian BUMN. Untuk kategori penyelenggara dengan inovasi untuk deteksi dini kanker serviks dan payudara adalah Bhayangkari Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Penghargaan kepada organisasi yang menggerakkan massa terbanyak dalam deteksi dini kanker serviks dan payudara diberikan kepada Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Pusat (TP PKK Pusat).

Sementara kategori organisasi yang telah mendorong percepatan dalam deteksi dini kanker serviks dan payudara diberikan kepada organisasi aksi solidaritas era Kabinet Kerja. (Ant).

Lihat juga...